- Seorang suporter Ultras Garuda, Djalu Ariel Fristianto (24) meninggal dunia saat menyaksikan laga Indonesia vs Lebanon
- Tim medis PSSI sudah melakukan pertolongan pertama dan merujuk Djalu ke RS BDH Surabaya
- Para pemain Timnas Indonesia, official, dan pelatih menunjukkan solidaritas dengan melakukan doa bersama di tribun Ultras Garuda
Suara.com - Laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia menghadapi Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (8/9/2025), menyisakan duka mendalam.
Seorang suporter Ultras Garuda, Djalu Ariel Fristianto (24), meninggal dunia saat menyaksikan langsung pertandingan tersebut.
Usai pertandingan, para penggawa Timnas Indonesia bersama official dan pelatih langsung menghampiri tribun Ultras Garuda di gate 17.
Mereka berhenti sejenak untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mengajak doa bersama bagi almarhum.
Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, meminjam mikrofon dari salah satu suporter untuk menyampaikan ucapan duka.
Dengan suara bergetar, ia mewakili seluruh pemain dan tim pelatih mengajak seluruh penonton menundukkan kepala.
“Kami di sini mungkin tidak ada chant. Mari kita kirimkan doa menurut kepercayaan masing-masing selama satu menit untuk saudara kita yang telah berpulang,” kata Ridho dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com
Kabar duka tersebut juga dibenarkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Ia menyatakan belasungkawa yang sedalam-dalamnya untuk keluarga yang ditinggalkan.
“Saya ingin mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya salah satu supporter Ultras Garuda, Saudara Djalu Ariel. Insya Allah habis ini juga saya akan menengok keluarga almarhum,” ungkap Erick.
Baca Juga: Kata Patrick Kluivert, Lebanon Parkir Bus, Timnas Indonesia Mati Gaya di Depan Gawang
Menurut laporan resmi, almarhum merupakan suporter asal Lamongan.
Ia mengalami sesak napas saat berada di gate 17 sekitar pukul 20.15 WIB.
Tim medis PSSI yang bersiaga di stadion langsung melakukan pertolongan pertama ketika Djalu tidak sadarkan diri.
Tak lama kemudian, Djalu dilarikan ke posko kesehatan sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit BDH Surabaya.
Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil. Setibanya di rumah sakit, ia dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan pihak medis, Djalu memiliki riwayat penyakit asma.
Berita Terkait
-
Kata Patrick Kluivert, Lebanon Parkir Bus, Timnas Indonesia Mati Gaya di Depan Gawang
-
Timnas Indonesia Gagal Menang, Ditahan Lebanon dengan Skor 0-0
-
Hasil Timnas Indonesia vs Lebanon: Skuad Garuda Dominan, Tapi Ditahan Imbang
-
Tukang Jagal Nomor 10 dari Irak: Timnas Indonesia Diminta Waspada, Lawan Sepadan Justin Hubner
-
Empat Pemain Persib di Timnas dapat Pujian dari Pelatih Asal Kroasia
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan