- Insiden itu dipicu pelanggaran keras terhadap rekan Kevin Diks di lini belakang.
- Kevin Diks dan Karim Darwich justru terlihat akrab saat turun minum.
- Timnas Indonesia vs Lebanon diwarnai tekel keras yang berulang kali terjadi.
Suara.com - Pertandingan Timnas Indonesia melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo berlangsung penuh tensi.
Sejak menit awal laga Indonesia vs Lebanon, kontak fisik terjadi berulang kali.
Kevin Diks terlibat adu mulut dengan Karim Darwich di menit ke-25.
Insiden itu dipicu pelanggaran keras terhadap rekan Kevin Diks di lini belakang.
Situasi memanas membuat wasit harus melerai agar pertandingan tetap berjalan.
Sportivitas Jadi Sorotan Utama
Meski panas, laga Indonesia vs Lebanon tidak kehilangan sisi sportivitas.
Kevin Diks dan Karim Darwich justru terlihat akrab saat turun minum.
Keduanya saling berbincang sebelum masuk ruang ganti Stadion Gelora Bung Tomo.
Baca Juga: Kata Patrick Kluivert, Lebanon Parkir Bus, Timnas Indonesia Mati Gaya di Depan Gawang
Momen pelukan Kevin Diks dan Karim Darwich disambut tepuk tangan suporter.
Penonton menilai momen itu sebagai bukti sportivitas di sepak bola modern.
Gaya Bermain Keras Lebanon
Timnas Indonesia mendapat tekanan fisik dari Lebanon sepanjang pertandingan.
Timnas Indonesia vs Lebanon diwarnai tekel keras yang berulang kali terjadi.
Marselino Ferdinan sempat menjadi korban benturan keras di menit akhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun
-
Nasib Gelar Juara Persib Bandung di BRI Super League, Begini Kata Marc Klok
-
Kevin Diks Bawa Borussia Monchengladbach ke Papan Bawah Klasemen Akhir Liga Jerman 2026
-
Menang Dramatis, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Justru Rasakan Perasaan Campur Aduk
-
Penyelamatan Krusial Emil Audero Jaga Asa Cremonese Lolos Degradasi Liga Italia
-
Gelar Manchester City Bukan Jaminan Juara, Pep Guardiola Tuntut Fokus Penuh Lawan Bournemouth
-
Kondisi Terkini PLTN Barakah UEA Usai Kebocoran Radiasi Nuklir Setelah Diterjang Bom Drone
-
Antoine Semenyo Yakin Ghana Bisa Kejutkan Tim-tim Besar di Piala Dunia 2026
-
Akhiri Spekulasi, Diego Simeone Pastikan Bertahan di Atletico Madrid Musim Depan
-
Jose Mourinho Akui Ada 'Sesuatu' dengan Real Madrid, Keputusan Dibuat Pekan Ini