Bola / Bola Indonesia
Selasa, 09 September 2025 | 15:54 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia U-23 Muhammad Rayhan Hannan (ketiga kiri) bersama rekan-rekannya berselebrasi usai membobol gawang Timnas Makau U-23 dalam kualifikasi Grup J Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (6/9/2025). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/app/rwa.
Baca 10 detik
  • Indonesia wajib menang atas Korea Selatan jika ingin lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-23 2026
  • Media Korea masih trauma dengan kekalahan tahun lalu dari Indonesia
  • Garuda Muda mendapat dukungan penuh, baik dari suporter yang akan memadati stadion maupun dari Ketua PSSI Erick Thohir
[batas-kesimpulan]

Suara.com - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi laga paling krusial di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

Skuad Garuda Muda dijadwalkan bentrok dengan Korea Selatan U-23 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (9/9/2025) malam.

Pertandingan ini dipastikan jadi partai hidup-mati bagi pasukan Gerald Vanenburg.

Situasi di Grup J masih panas. Indonesia saat ini menempati peringkat kedua klasemen dengan koleksi 4 poin, hasil dari sekali menang atas Makau dan imbang kontra Laos.

Sementara itu, Korea Selatan melaju sempurna dengan dua kemenangan, mencatatkan 6 poin dan duduk di puncak klasemen.

Pertandingan antara Timnas Indonesia U-23 melawan Makau U-23 (the-afc.com)

Kondisi ini membuat Indonesia harus meraih kemenangan jika ingin lolos otomatis ke putaran final di Arab Saudi tahun depan.

Hasil imbang atau kekalahan akan menutup peluang karena jalur runner-up terbaik sudah tak lagi terbuka.

Pasalnya, sejumlah tim lain seperti China, Iran, Yaman, dan Turkmenistan telah mengamankan posisi dengan raihan poin lebih baik.

Ulasan Media Korea

Baca Juga: Misi Gerald Vanenburg Lolos Piala Asia U-23 dan Bayang-bayang Prestasi STY

Salah satu media Korsel, Oh My Star dalam ulasannya mengungkit luka masa lalu saat Timnas U-23 Korea dikalahkan Timnas Indonesia saat dilatih oleh Shin Tae-yong.

"Ada luka lama yang harus dibayar. Pada Piala Asia U-23 edisi sebelumnya, Indonesia secara mengejutkan mampu menyingkirkan Korea Selatan di babak perempat final," ulas media itu.

"Hasil itu menjadi salah satu momen terbesar sepak bola muda Indonesia. Namun kini, giliran Garuda Muda yang harus menghadapi tekanan berat agar bisa kembali membuat kejutan," sambung media Korea.

Di sisi lain, bagi Korea Selatan, duel di Sidoarjo juga menyimpan misi balas dendam.

Skuad asuhan pelatih Lee Min-sung itu datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencetak total 12 gol hanya dalam dua laga melawan Makau (5-0) dan Laos (7-0).

Lini serang mereka dipimpin Jo Sang-hyeok, striker Pohang Steelers yang sedang on fire dengan torehan hattrick.

Load More