- Radulovic memakai strategi bertahan karena kondisi fisik pemain Lebanon belum ideal.
- Hasil imbang lawan Indonesia dianggap positif setelah sebelumnya menang atas Qatar.
- Lebanon hanya mencatat 19% penguasaan bola dan satu tembakan tepat sasaran.
Suara.com - Pelatih timnas Lebanon, Miodrag Radulovic, mengungkap alasan mengapa timnya tampil dengan pendekatan bertahan saat menghadapi Indonesia dalam laga FIFA Match Day di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Radulovic memilih skema 5-3-2 yang sangat defensif dan terbukti cukup efektif untuk menahan imbang tuan rumah tanpa gol. Ia menilai situasi fisik skuadnya tidak memungkinkan untuk bermain menyerang sepanjang pertandingan.
"Karena kami memainkan sistem taktik yang bagus melawan mereka. Kami mencoba menyerang, tetapi itu tidak mungkin. Selain itu, persiapan fisik kami tidak baik. Tetapi pertandingan ini akan membantu kami meningkatkan kepercayaan diri," ujar pelatih asal Montenegro itu.
Dalam laga tersebut, Lebanon hanya mencatatkan 19 persen penguasaan bola dan melepaskan empat tembakan, satu di antaranya mengarah ke gawang namun berhasil ditepis oleh kiper Emil Audero.
Meski demikian, Radulovic tetap puas dengan performa anak asuhnya. Ia menilai hasil imbang ini melengkapi hasil positif setelah sebelumnya menang 1-0 atas Qatar.
"Dan berkat para pemain saya, kami bermain dengan baik, dan saya puas dengan hasilnya. Terkadang ini terjadi karena tidak ada yang ingin kalah, seluruh tim ingin menang, tetapi saya pikir ini hasil yang cukup bagus," tambahnya.
"Pertandingan terakhir kami menang atas Qatar, sekarang kami bermain di Indonesia, dan hasilnya imbang," pungkas Radulovic.
(Antara)
Baca Juga: Lawan Korea Selatan, Gerald Vanenburg Tak Perlu Malu untuk Menyontek Gaya Permainan STY
Berita Terkait
-
Lawan Korea Selatan, Gerald Vanenburg Tak Perlu Malu untuk Menyontek Gaya Permainan STY
-
Pelatih Lebanon Peringatkan Timnas Indonesia soal Arab Saudi: Mereka Sedang Membangun Tim Baru
-
Skenario Jika Timnas Indonesia U-23 Tumbang Lawan Korea Selatan, Masih Bisa Lolos?
-
Kronologi Jay Idzes Ngamuk di Laga Timnas Indonesia vs Lebanon, Mengapa?
-
Media Malaysia Semringah Dekati Timnas Indonesia di Ranking FIFA
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement