Serangan Korea Lebih Berbahaya
Meski kalah dalam ball possession, Korea justru unggul dalam intensitas menyerang.
Mereka mencatatkan 29 sentuhan di kotak penalti Indonesia, sementara Garuda Muda hanya 11 sentuhan di area lawan.
Dari segi peluang, Korea menciptakan 8 peluang berbahaya, lebih banyak dari Indonesia yang hanya menghasilkan 5 peluang.
Data ini menggambarkan bagaimana Korea lebih klinis dan langsung menusuk ke jantung pertahanan Indonesia setiap kali mendapatkan kesempatan.
Pertahanan Indonesia Dipaksa Bekerja Keras
Garuda Muda juga harus bertahan lebih keras.
Statistik menunjukkan Indonesia melakukan 15 tekel, sedangkan Korea hanya 10 tekel.
Angka ini mencerminkan betapa lini pertahanan Indonesia dipaksa menghadapi gempuran berulang dari serangan cepat Korea.
Baca Juga: Raffi Ahmad vs Politisi Senayan di Bursa Menpora? Sosok Ini Beri Jawaban
Meski demikian, skor akhir yang hanya 0-1 menunjukkan Cahya Supriadi dan lini belakang masih cukup solid untuk meredam peluang lawan, meski harus bekerja ekstra.
Kontributor: Adam Ali
Tag
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad vs Politisi Senayan di Bursa Menpora? Sosok Ini Beri Jawaban
-
Hwang Doyun Mimpi Buruk! Timnas Indonesia U-23 Gagal Lolos ke Piala Asia U-23 2026?
-
Kalah dari Korea Selatan, Timnas Indonesia U-23 Gagal Lolos ke Piala Asia U-23 2026
-
Bursa Transfer Masih Terbuka, Mees Hilgers Bakal Dapat Klub Baru Pekan Ini?
-
Dirtek PSSI Mulai Meramu demi Hasilkan Pemain Timnas Indonesia
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol
-
Dibantai Spanyol, Georgios Donis: Kami Terlalu Banyak Lakukan Kesalahan
-
Kejutan Cape Verde Berlanjut Tahan Imbang Uruguay, Ini Reaksi Sang Pelatih
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
Babak-belur di Tangan Spanyol, Pelatih Arab Saudi Ucap Kalimat Menyentuh