- Dua nama potensial untuk posisi Menpora telah muncul dan diakui secara luas.
- Pemilihan Menpora mencerminkan pergeseran kriteria kepemimpinan.
- Keputusan akhir berada sepenuhnya di tangan presiden terpilih.
Suara.com - Panggung politik menuju pembentukan kabinet baru semakin memanas. Salah satu kursi yang menjadi sorotan utama adalah posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Dua nama dari latar belakang yang sangat kontras tiba-tiba mencuat kuat ke permukaan: politisi muda Golkar, Puteri Komarudin, dan "Sultan Andara," Raffi Ahmad.
Spekulasi ini bukan lagi sekadar desas-desus di warung kopi. Ketika dikonfirmasi langsung kepada salah satu menteri kunci di pemerintahan saat ini, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, jawabannya justru membuat bursa calon Menpora semakin menarik untuk diikuti.
Saat dicegat awak media pada Selasa (9/9/2025), Bahlil Lahadalia tidak menepis ataupun mengonfirmasi rumor tersebut.
Sebaliknya, ia memberikan jawaban diplomatis khas seorang politisi senior yang sarat makna. Alih-alih membantah, Bahlil justru melontarkan pujian kepada kedua figur tersebut.
"Oh ya? Bagus itu. Raffi itu kan anak muda, salah satu pengusaha muda yang sukses. Kemudian Mbak Puteri Komarudin juga salah satu politisi muda perempuan yang hebat di Golkar. Dua-duanya bagus," ujar Bahlil.
Pujian ini menjadi sinyal bahwa kedua nama tersebut memang berada dalam radar elite politik.
Namun, Bahlil dengan cepat mengembalikan semua keputusan ke tangan otoritas tertinggi, yakni presiden terpilih Prabowo Subianto.
"Tapi kembali lagi, kabinet itu hak prerogatif bapak presiden terpilih. Saya tidak dalam posisi untuk kemudian bisa menjawab ya atau tidak," tegasnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Prabowo Minta Rakyat Jarah Rumah Bahlil dan Lainnya?
Jawaban ini, meskipun normatif, secara tidak langsung mengonfirmasi bahwa perbincangan mengenai calon menteri, termasuk dari kalangan non-politisi, memang sedang berlangsung.
Munculnya nama Puteri Komarudin dan Raffi Ahmad menciptakan sebuah narasi menarik tentang wajah kabinet masa depan.
Keduanya merepresentasikan dua kekuatan berbeda yang sama-sama dibutuhkan dalam politik modern.
Puteri Komarudin (Politisi Karier)
Sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Puteri memiliki rekam jejak yang jelas di dunia politik formal. Ia aktif di Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan, serta dikenal sebagai salah satu politisi perempuan muda yang vokal.
Latar belakangnya sebagai politisi Senayan memberinya pemahaman mendalam tentang birokrasi dan tata kelola pemerintahan.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Prabowo Minta Rakyat Jarah Rumah Bahlil dan Lainnya?
-
Hwang Doyun Mimpi Buruk! Timnas Indonesia U-23 Gagal Lolos ke Piala Asia U-23 2026?
-
Kalah dari Korea Selatan, Timnas Indonesia U-23 Gagal Lolos ke Piala Asia U-23 2026
-
Bursa Transfer Masih Terbuka, Mees Hilgers Bakal Dapat Klub Baru Pekan Ini?
-
Raffi Ahmad Dituding Gelapkan Pajak, Dari Rp340 Miliar jadi Hanya Rp1 Miliar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?