Sejak debut pada 2019, ia mencetak 10 gol dari 55 laga internasional.
“Firas adalah tulang punggung serangan kami,” ucap pelatih Arab Saudi.
Mohanad Ali, Andalan Irak
Sementara itu, Timnas Irak mempercayakan lini depan pada Mohanad Ali.
Pemain berusia 25 tahun ini membela klub Dibba SCC di Liga UEA.
Ia telah mencetak 20 gol dari 57 penampilan bersama Singa Mesopotamia.
Produktivitas golnya membuatnya menjadi salah satu striker paling ditakuti di Asia.
Namun, ia sempat menuai kritik karena pelanggaran keras pada laga persahabatan.
Persaingan Grup B yang Sengit
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Berdarah Gunungkidul: Saya Minta Maaf yang Sebesar-besarnya karena...
Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dipastikan menjadi grup neraka.
Timnas Indonesia harus menghadapi lawan tangguh dengan kualitas individu mentereng.
Irak hadir dengan reputasi kuat berkat pemain produktif seperti Mohanad Ali.
Arab Saudi membawa pengalaman tampil di Piala Dunia 2022 dengan skuad bintang.
Persaingan ketat ini membuat setiap pertandingan penuh dengan gengsi tinggi.
Peran Nilai Pasar Pemain
Nilai pasar para pemain bintang mencerminkan kualitas dan pengalaman mereka.
Jay Idzes menjadi pemain termahal Timnas Indonesia di kancah internasional.
Firas Al-Buraikan menempati posisi pemain dengan nilai tertinggi di Arab Saudi.
Mohanad Ali memberi warna berbeda dalam daftar pemain termahal Irak.
Fakta ini menunjukkan bahwa kualitas individu akan sangat menentukan hasil akhir.
Harapan Besar Timnas Indonesia
Bagi Indonesia, kehadiran Jay Idzes membawa optimisme besar di Grup B.
Timnas Garuda ingin membuktikan diri mampu bersaing di level Asia.
Skuad asuhan Shin Tae-yong siap memberikan kejutan dengan permainan solid.
Dukungan suporter akan menjadi energi tambahan bagi para pemain bintang.
Setiap laga akan menjadi ujian penting bagi mental para pemain.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Banyak analis menilai persaingan Grup B akan berjalan ketat.
Arab Saudi diprediksi tetap menjadi kandidat kuat untuk lolos.
Irak juga memiliki potensi besar berkat lini serang produktifnya.
Indonesia dianggap sebagai kuda hitam yang bisa membuat kejutan.
Faktor pemain bintang akan sangat memengaruhi jalannya laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan
-
Panas Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026! Massa Aksi Bertahan, Polisi Siap Pukul Mundur