- Timnas Indonesia turun ke peringkat 119 FIFA, meski sempat menang telak atas China Taipei.
- Gambia (115) dan Niger (117) melesat usai meraih hasil positif di kualifikasi Piala Dunia 2026.
- Thailand tetap terbaik di ASEAN, sedangkan Malaysia gagal menyalip Indonesia.
Suara.com - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) merilis pembaruan ranking per Rabu (10/9/2025). Dalam daftar terbaru itu, Timnas Indonesia harus rela turun satu tingkat ke posisi 119 dunia.
Padahal, Garuda sempat menunjukkan performa impresif ketika membantai China Taipei 6-0.
Namun hasil imbang tanpa gol melawan Lebanon di Surabaya membuat perolehan poin Indonesia tak bisa maksimal.
Catatan itu membuat pelatih Patrick Kluivert hanya mengantongi satu kemenangan dan satu seri dalam dua laga terakhir.
Penurunan Indonesia juga dipengaruhi faktor eksternal. Dua negara Afrika, Gambia dan Niger, berhasil melesat naik berkat hasil manis di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Gambia mencatat kemenangan 3-1 atas Kenya dan 2-0 melawan Burundi.
Tambahan poin itu mengangkat mereka delapan strip ke posisi 115 dunia.
Sementara Niger naik empat peringkat ke urutan 117 usai menundukkan Tanzania dengan skor tipis 1-0.
Di level Asia Tenggara, persaingan makin menarik. Malaysia gagal memanfaatkan momentum untuk menyalip Indonesia meski meraih kemenangan atas Singapura (2-1) dan Palestina (1-0).
Baca Juga: Belajar dari Gaya Licik Lebanon, Patrick Kluivert Wanti-wanti Skuad Timnas Indonesia
Tambahan 9,75 poin hanya cukup membawa Harimau Malaya naik dua tingkat ke posisi 123.
Thailand tetap jadi tim ASEAN terbaik. Dengan koleksi 1.222,20 poin, mereka menempati peringkat 101 dunia.
Vietnam justru merosot ke posisi 114, disusul Indonesia di 119, lalu Malaysia di 123.
Filipina naik ke urutan 143, Singapura berada di 158, Myanmar stagnan di 160, Kamboja di 180, Brunei di 183, dan Laos di 185.
Timor Leste juga sedikit beranjak ke posisi 194 dunia.
Meski ada persaingan ketat di kawasan, sepak bola ASEAN secara keseluruhan masih tertinggal jauh dari level global.
Namun dinamika tiap bulan memberi warna tersendiri, terutama untuk memantau perjalanan Indonesia dalam menjaga peringkatnya di pentas internasional.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil