- Dion Markx akhirnya debut di Timnas Indonesia U-23
- Ia mengaku sangat emosional saat menyanyikan Indonesia Raya
- Pemain keturunan ini menceritakan bahwa sudah mendengar lagu kebangsaan sejak lama
Suara.com - Pemain keturunan, Dion Markx mengungkapkan momen debut bersama Timnas Indonesia U-23 sangat emosional baginya.
Sebagai satu-satunya pemain diaspora yang dipanggil ke skuad Timnas Indonesia U-23 untuk ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2025, Dion Markx mendapat kepercayaan penuh dari pelatih Gerald Vanenburg untuk tampil dalam dua laga melawan Makau dan Korea Selatan.
Pemain NEC Nijmegen 20 tahun ini mengaku bahwa momen paling membekas dari debutnya justru terjadi sebelum peluit kick-off dibunyikan.
Ia merasakan getaran emosional yang luar biasa saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan.
"Satu hal spesial lagi adalah lagu kebangsaan," ungkap Dion Markx dikutip dari kanal YouTube Timnas Indonesia.
"Tentu saya tahu sebelumnya, tapi ketika pertama kali saya menyanyikannya kemarin saya merinding di seluruh badan dan itu adalah momen yang sangat emosional untuk pertama kali."
"Saya tidak menyangka itu akan terjadi kepada saya, tapi itu terjadi dan rasanya indah," lanjutnya.
Keakraban Markx dengan lagu kebangsaan ternyata memiliki cerita unik di baliknya.
Ia mengaku sudah sering mendengarnya dari rumah, berkat kebiasaan sang ayah.
Baca Juga: Penyerang Tarkam Minta Maaf Gagal Loloskan Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia
"Terkadang ketika saya di rumah sebenarnya nada dering ayah saya adalah lagu kebangsaan Indonesia," terangnya.
"Jadi saya sering mendengarnya tapi saya tahu itu jadi bagus," sambungnya.
Rasa emosional dan bangga ini tidak hanya dirasakan oleh Dion seorang. Dukungan luar biasa dari keluarga menjadi bahan bakar utamanya.
Ia menceritakan bagaimana sang ayah rela menempuh perjalanan jauh dari Belanda hanya untuk menjadi saksi mata momen bersejarah putranya.
"Ayah sangat bangga juga menjadi bagian dari ini karena dia menempuh perjalanan 17 jam dari Belanda untuk melihat saya debut," tutur Dion.
"Dia juga ada di Prancis saat Toulon Turnamen musim panas lalu," tukasnya.
Berita Terkait
-
Respons Indra Sjafri Usai Gerald Vanenburg Gagal Bawa Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia U-23
-
Gerald Vanenburg Bisa Tiru Respons STY dan Indra Sjafri usai Gagal ke Piala Asia U-23 2026
-
Pemain Timnas Indonesia Berdarah Gunungkidul: Saya Minta Maaf yang Sebesar-besarnya karena...
-
Respons Pujian Pelatih Korsel, Kiper Timnas Indonesia U-23 Pilih Merendah
-
Gerald Vanenburg Dikasih Semangat oleh Calon Penggantinya
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman