- Juventus dalam tren positif – Skuad asuhan Igor Tudor tampil percaya diri setelah meraih dua kemenangan beruntun
- Inter butuh pembuktian di bawah Cristian Chivu
- Laga diprediksi berjalan ketat
Suara.com - Derby d’Italia kembali hadir akhir pekan ini ketika Juventus vs Inter Milan di Allianz Stadium, Turin, Sabtu (13/9/2025) malam WIB.
Laga sarat gengsi ini mempertemukan dua klub raksasa Serie A dengan sejarah panjang rivalitas sejak 1909.
Juventus datang dengan percaya diri setelah mengawali musim dengan catatan sempurna.
Skuad asuhan Igor Tudor berhasil meraih kemenangan atas Parma dan Genoa, membuat mereka sementara berada di jalur positif.
Pelatih asal Kroasia itu sukses menjaga stabilitas tim di tengah berbagai masalah non-teknis yang sempat melanda klub, bahkan mulai mengincar peluang merebut kembali Scudetto.
Di sisi lain, Inter Milan asuhan Cristian Chivu justru tersandung sebelum jeda internasional.
Setelah menang telak atas Torino di pekan pembuka, Nerazzurri dipermalukan Udinese 1-2 di San Siro.
Kekalahan tersebut menjadi noda pertama di era Chivu, sekaligus memunculkan keraguan publik atas kapasitasnya menggantikan Simone Inzaghi.
Rekam Jejak Panas
Secara historis, Juventus punya rekor impresif saat bermain di kandang melawan Inter.
Baca Juga: Chelsea Siap Beli Klub Neymar? Santos Bakal Jadi Bagian The Blues
Dari 11 pertemuan terakhir di Turin, Bianconeri hanya sekali kalah.
Musim lalu, pertemuan kedua tim melahirkan drama besar, duel di San Siro berakhir 4-4 berkat brace Kenan Yildiz, sementara di laga kedua Juve menang tipis 1-0 lewat gol Francisco Conceicao.
Meski Inter kerap unggul di klasemen dalam beberapa musim terakhir, mereka justru kesulitan menumbangkan Juventus di liga.
Hal ini membuat laga kali ini penting bagi Chivu untuk membuktikan diri dan mengembalikan kepercayaan diri tim.
Situasi Skuad Juventus dan Inter Milan
Juventus menghadapi dilema di lini depan. Jonathan David tampil tajam bersama klub dan timnas, sementara Dusan Vlahovic yang sempat dicadangkan tetap mampu mencetak gol di dua laga awal.
Pendatang baru Lois Openda juga jadi opsi menarik.
Berita Terkait
-
Chelsea Siap Beli Klub Neymar? Santos Bakal Jadi Bagian The Blues
-
AC Milan Ngebet Datangkan Dusan Vlahovic Tapi Masalah Gaji Jadi Hambatan
-
Terungkap! Lautaro Martinez 5 Hari Bungkam Usai Inter Milan Dibantai PSG di Final UCL
-
Manuel Akanji Ungkap Alasan Unik Pilih Inter Ketimbang AC Milan
-
Sindiran Menohok Buat Inter dan AC Milan dari Pejabat: Cuma Kejar Cuan!
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman