Dalam perjalanan kualifikasi Euro U-17, Makedonia Utara mencatat hasil naik-turun.
Mereka mampu meraih kemenangan penting melawan tim selevel, tetapi juga sempat kalah telak dari tim kuat seperti Rumania.
Hasil ini menunjukkan bahwa mereka berbahaya, tetapi tetap punya titik lemah yang bisa dieksploitasi.
Bola mati menjadi senjata utama mereka. Banyak gol lahir dari situasi tendangan bebas atau sudut.
Untuk Timnas Indonesia U-17, kewaspadaan ekstra saat menghadapi set-piece jelas menjadi keharusan.
Titik Lemah Makedonia Utara
Mobilitas dan pressing tinggi: Tim Makedonia muda kadang kesulitan bila dipaksa bermain terburu-buru dan kehilangan struktur (turnover cepat).
Tekanan tinggi di area peralihan bisa memaksa mereka membuat kesalahan.
Kualitas konsistensi finishing. Mereka tak selalu konsisten di depan gawang, peluang harus dikonversi.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Makedonia Utara, Laga Persiapan Menuju Piala Dunia U-17 2025
Indonesia bisa memaksimalkan serangan terstruktur dan memanfaatkan space di belakang full-back.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Makedonia Utara, Laga Persiapan Menuju Piala Dunia U-17 2025
-
Timnas Indonesia U-17 Gelar TC di Bulgaria, Panggil 5 Pemain Diaspora
-
Arab Saudi Kalahkan Negara Eropa Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Lawan Timnas Indonesia U-17, Media Vietnam Sebut Brasil dalam Bahaya Besar
-
Nova Arianto Komentari Aksi Timnas U-17 di Piala Kemerdekaan, Sudah Puas?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga