- Arab Saudi akan melawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Jelang laga itu, Green Falcons dikabarkan rekrut Nicolas Jover
- Nama Nicolas Jover tersohor di Premier League karena membuat skema set piece Arsenal mengerikan
Suara.com - Pelatih set piece Arsenal, Nicolas Jover dikabarkan gabung dengan Arab Saudi untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan bisa jadi ancaman Timnas Indonesia.
Nicolas Jover merupakan pelatih set piece yang sempat jadi perbincangan karena bisa membuat Arsenal superior dalam urusan set piece.
Nah, dalam laporan terbaru pelatih set piece Arsenal tersebut dilaporkan gabung ke Arab Saudi.
"Sumber mengungkapkan kehadiran pelatih set piece klub Arsenal (Niolas Jover) di pemusatan latihan timnas Arab Saudi yang diadakan di Republik Ceko," tulis laporan akun X @riyaditv.
"Ia akan bersama tim nasional kita (Arab Saudi) pada bulan Oktober untuk menghadapi pertandingan melawan Indonesia dan Irak," sambungnya.
Kisah Nicolas Jover yang disegani sebagai pelatih set piece ini ini berawal dari kekaguman Mikel Arteta kepadanya.
Jauh sebelum membawanya ke Arsenal, Arteta sudah terpesona dengan sentuhan magis Jover saat ia menangani Brentford pada periode 2016-2019.
Kala itu, Brentford yang masih berkompetisi di Divisi Championship menjelma menjadi tim yang sangat berbahaya dari skema bola mati, terbukti dengan torehan luar biasa 46 gol.
Takjub dengan catatan tersebut, Arteta yang saat itu masih menjabat sebagai asisten Pep Guardiola, merekomendasikan Jover kepada Manchester City.
Baca Juga: Persib Kalahkan Almere City hingga NAC Breda Soal Satu Aspek Ini Menurut Thom Haye
Pada Juli 2019, Jover pun resmi menjadi bagian dari staf kepelatihan The Citizens.
Meskipun kebersamaan Arteta dan Jover di City terbilang singkat, pembuktian kejeniusan Jover terus berlanjut.
Dampaknya terasa instan dan terukur. Sebelum kedatangannya (musim 2018/2019), Man City hanya mencetak 11 gol dari bola mati.
Di musim debut Jover, angka itu melonjak menjadi 17 gol, dan 13 gol di musim berikutnya.
Tak hanya soal menyerang, Jover juga sukses memperkokoh pertahanan The Citizens, mengurangi jumlah kebobolan dari bola mati dari sembilan gol menjadi hanya lima gol dalam dua musim.
Setelah kontraknya di Manchester City berakhir, Jover memutuskan untuk tidak memperpanjang dan memilih bereuni dengan Arteta yang telah menjadi pelatih kepala di Arsenal.
Berita Terkait
-
Thom Haye Ceritakan Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Rapor 3 Pemain Timnas Indonesia di Liga Top Eropa, Jay Idzes Raih Hasil Positif
-
Tutup TC di Bulgaria dengan Kekalahan, Pelatih Timnas Indonesia U-17 Akui Banyak Kekurangan
-
Respons Pemain Keturunan Arnhem Cetak Assist Bantu Tim Guru Patrick Kluivert Berjaya
-
Statistik Patrick Kluivert di Timnas Indonesia: Persentase Kemenangan 50 Persen, Banyak Kebobolan
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Hattrick Perdana di Piala Dunia, Lionel Messi Antar Argentina Menang 3-0 atas Aljazair
-
Cetak Hattrick Lawan Aljazair, Lionel Messi Samai Rekor Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Jelang Debut Bersejarah di Piala Dunia 2026, Kapten Yordania Tegaskan Skuadnya Tanpa Beban
-
Kylian Mbappe Lampaui Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia
-
Tottenham Masuk Perburuan Sandro Tonali, Newcastle United Pasang Harga Selangit
-
Kylian Mbappe: Kalau Mau Bungkam Semua Kritikus, Saya Harus Main Sampai Umur 80 Tahun
-
Kalah dari Prancis, Edouard Mendy Sesalkan Senegal yang Gagal Tingkatkan Level Permainan
-
Son Heung-min Jadi Korban Ejekan, Timnas Korea Selatan Boikot Media di Piala Dunia 2026
-
Cristiano Ronaldo Jelang Laga Pertama Portugal di Piala Dunia 2026: Saatnya Berikan Segalanya
-
Didier Deschamps Ungkap Kunci Kemenangan Prancis atas Senegal, Perubahan Posisi Jadi Penentu