- PSG melepas Donnarumma karena tuntutan gaji tak sesuai kebijakan baru klub.
- Donnarumma hanya ingin bergabung dengan Manchester City sejak awal.
- Pep Guardiola jadi faktor penting dalam keputusan sang kiper Italia.
Suara.com - Kepindahan Gianluigi Donnarumma ke Manchester City pada bursa transfer musim panas lalu akhirnya terjawab.
Kiper Italia itu menegaskan bahwa The Citizens adalah satu-satunya tujuan yang ia inginkan, sementara PSG mengonfirmasi perpisahan terjadi akibat tuntutan gaji yang sulit dipenuhi.
Donnarumma, resmi meninggalkan Paris Saint-Germain pada deadline day setelah negosiasi kontrak baru menemui jalan buntu.
Direktur sport PSG, Luis Campos, menjelaskan bahwa klub tak bisa memenuhi permintaan sang kiper yang dianggap tidak sesuai dengan kebijakan baru tim.
“Donnarumma meminta gaji dengan standar lama PSG, bukan kebijakan kami saat ini. Kami ingin semua pemain digaji berdasarkan performa. Karena itu, meski ia adalah pemain pertama yang kami dekati untuk perpanjangan, situasinya jadi sulit,” ujar Campos kepada RMC Sport.
Meski begitu, Donnarumma pergi dengan status pemain penting.
Ia menjadi kunci keberhasilan PSG menjuarai Liga Champions pertama mereka musim lalu sekaligus meraih treble domestik.
Namun, kontraknya yang berakhir pada Juni 2026 membuat PSG memilih menjualnya ketimbang kehilangan gratis.
Dalam konferensi pers jelang laga Liga Champions melawan Napoli, Donnarumma menegaskan keputusannya bergabung dengan City sudah bulat sejak awal.
Baca Juga: Yuk Bisa Yuk, Manchester United Masih Bisa Main Bagus di Bawah Ruben Amorim, Asal...
“Sejak awal saya jelas, keinginan saya hanya satu, datang ke sini. Itu satu-satunya pilihan saya. Saya senang bisa menjadi bagian dari klub besar dengan sejarah besar. Saya ingin memberi segalanya untuk warna ini,” kata Donnarumma.
Ia juga mengakui peran besar Guardiola dalam kepindahannya.
“Saya tahu Pep mendorong kedatangan saya, semua orang di sini menunjukkan rasa percaya. Itu membuat saya tidak ragu. Punya Guardiola sebagai pelatih adalah kehormatan besar,” tambahnya.
“Sekarang saya di sini, saya bahagia dan bangga. Saya ingin terus berkembang dan memberikan yang terbaik untuk City,” tegas Donnarumma.
City akan kembali mengandalkan ketangguhan Donnarumma saat menghadapi Napoli di laga perdana Liga Champions musim ini.
Jika debut domestiknya berjalan mulus, panggung Eropa bisa jadi awal pembuktian berikutnya bagi sang kiper anyar Etihad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal
-
Borneo FC Ancam Persib, Koldo Obieta Ungkap Modal Pesut Etam Rebut Juara Super League!
-
Hossam Hassan, Legenda Mesir dengan Prestasi Mentereng yang Lampaui Mohamed Salah
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Luis de la Fuente Ungkap Kondisi Lamine Yamal, Spanyol Waswas Jelang Piala Dunia 2026
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
-
Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim, Jadwal, dan Pembagian Grup
-
Timnas Uzbekistan Mau Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Fabio Cannavaro Panggil 40 Pemain