- Mees Hilgers tersisih dari skuad FC Twente bukan karena cedera, melainkan masalah kontrak
- Transfer Hilgers ke Stade Brest gagal terwujud akibat keterbatasan waktu pada bursa transfer
- Twente berada dalam dilema: mereka membutuhkan kualitas Hilgers di lini belakang, tetapi tetap bersikeras menjaga kepentingan klub agar tidak kehilangan pemain secara gratis
Suara.com - Situasi bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers di FC Twente makin tak menentu.
Bek berusia 24 tahun itu sebelumnya berniat hengkang pada bursa transfer musim panas, namun kepindahan yang ditargetkan tak pernah terealisasi.
Kini, posisinya di klub Belanda tersebut semakin terjepit.
Pelatih John van den Brom memastikan Hilgers tidak akan masuk skuad saat Twente menghadapi Sparta Rotterdam pada Jumat (19/9) malam ini.
Penyebabnya bukan karena cedera, melainkan masalah kontrak.
"Sayangnya tak ada perkembangan,” ujar Van den Brom dikutip 1Twente.
“Sayang untuk saya, untuk klub, dan untuk Mees. Situasi ini belum berubah dan tidak akan berubah untuk laga besok. Jadi Mees tidak masuk seleksi.”
Hilgers sempat menjadi incaran Stade Brest pada akhir bursa transfer.
Klub Ligue 1 Prancis itu ingin meminjam sang bek dengan opsi pembelian permanen. Namun, keterbatasan waktu membuat transfer urung terjadi.
Baca Juga: Football Institute Rilis Survei Kepuasan Suporter dengan PSSI Erick Thohir, Hasilnya Bikin Kaget
Kini, semua jendela transfer di negara tujuan Hilgers sudah ditutup.
Artinya, sang pemain tetap bertahan di Enschede dan masih terikat kontrak hingga 2026.
Meski begitu, manajemen Twente punya sikap tegas, Hilgers baru bisa kembali bermain jika bersedia memperpanjang kontraknya terlebih dahulu.
Absennya Hilgers membuat lini belakang Twente harus kembali mengandalkan duet Robin Pröpper dan Max Bruns.
Bruns sempat tampil menjanjikan di pramusim, tetapi performanya dalam beberapa pekan terakhir dianggap goyah.
Situasi makin pelik karena pesaing utama Bruns, Stav Lemkin, justru cedera dan harus menepi cukup lama.
Berita Terkait
-
Football Institute Rilis Survei Kepuasan Suporter dengan PSSI Erick Thohir, Hasilnya Bikin Kaget
-
Bau Busuk Ma Ning Wasit Timnas Indonesia vs Irak: Daftar Hitam PSSI-nya China
-
Tak Hanya Marceng, Calon Bintang Asia Ini Juga Harus Jalani Musim Kelam di Benua Eropa
-
Tiga Kontroversi Wasit Sivakorn Pu-udom Bikin Suporter Timnas Indonesia Cemas Hadapi Irak
-
Rapor Pemain Indonesia di Liga Thailand 2025, Siapa yang Paling Bersinar Musim Ini?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter
-
Penantian 20 Tahun, Mikel Arteta: Kami Kembali ke Final Liga Champions