- Mikel Arteta berpeluang mencetak sejarah di laga Arsenal vs Manchester City.
- Pep Guardiola berisiko mencatatkan rekor negatif pertamanya dalam 17 tahun sebagai manajer
- Arsenal datang dengan modal positif, termasuk kemenangan tiga kali berturut-turut di Emirates tanpa kebobolan
Suara.com - Emirates Stadium siap menjadi saksi pertarungan sengit Premier League antara Arsenal vs Manchester City pada Minggu (21/9/2025) malam WIB.
Duel ini tak hanya soal tiga poin, tetapi juga berpotensi mencetak sejarah bagi Mikel Arteta dan menghindari catatan buruk bagi Pep Guardiola.
Arsenal dan Man City datang ke laga ini dengan modal positif dari Liga Champions.
The Gunners menaklukkan Athletic Bilbao 2-0 di Spanyol, sementara City meraih kemenangan serupa atas Napoli di Etihad Stadium.
Namun, catatan menunjukkan bahwa tim tamu kerap kesulitan setelah menjalani laga Eropa di tengah pekan.
Dalam tujuh laga Premier League terakhir setelah pertandingan Eropa, City kalah lima kali, termasuk kekalahan memalukan 1-5 di tangan Arsenal pada Februari lalu, saat empat gol terakhir dicetak dalam setengah jam terakhir.
Sejak awal kepemimpinan Guardiola, Man City belum mampu memenangkan lima pertemuan berturut-turut melawan Arsenal di liga.
Jika gagal lagi Minggu ini, Guardiola akan mencatatkan rekor pertama dalam karier manajerialnya selama 17 tahun, lima pertandingan tanpa kemenangan atas satu tim yang sama di Premier League.
Meski begitu, secara keseluruhan Guardiola masih memiliki catatan impresif melawan Arsenal, dengan kemenangan 62,5% dari 32 pertemuan di semua kompetisi.
Baca Juga: Arsenal vs Manchester City: Cedera Lutut Rodri Masih Jadi Misteri
Sementara itu, Arteta berada di ambang sejarah.
Jika Arsenal setidaknya bermain imbang, dia akan menjadi manajer pertama yang tak terkalahkan dalam lima laga Premier League beruntun menghadapi Guardiola.
Perkembangan Arsenal dalam beberapa tahun terakhir membuat mereka tampil lebih tangguh, berbeda dengan awal karier Arteta yang sempat kalah delapan dari sembilan pertemuan pertamanya melawan City.
Tim asuhan Arteta menang tiga kali beruntun di Emirates dengan agregat 9-0, dan kemenangan keempat beruntun di kandang tanpa kebobolan belum pernah mereka raih sejak Desember 2021.
Catatan impresif lainnya, Arsenal terakhir memulai musim dengan tiga kemenangan kandang berturut-turut tanpa kebobolan pada 1960-61.
“Persiapan kami jelas untuk menang. Ini soal menciptakan momen bagus lain, konsistensi, dan mengukur level kami melawan salah satu tim terbaik di dunia,” ujar Arteta.
Berita Terkait
-
Arsenal vs Manchester City: Cedera Lutut Rodri Masih Jadi Misteri
-
Arteta Was-was, Bek Muda Arsenal Rp253 M Bakal Hadapi Raksasa Norwegia
-
Drama Chelsea: Raheem Sterling dan Disasi Dijauhi dari Skuad Utama
-
Prediksi Alan Shearer: MU vs Chelsea Panas, Arsenal Tahan Man City?
-
Jelang Lawan Chelsea, Manchester United Dapat Suntikan Tenaga Baru
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia