- Debut Calvin Verdonk sebagai pemain pengganti tidak cukup bagus.
- Verdonk kesulitan menghadapi pergerakan Thauvin dan meninggalkan sisi kiri Lille terbuka saat gol ketiga terjadi.
- Lille menunjukkan lemahnya koordinasi di lini belakang dan lini tengah, ditambah kesalahan penguasaan bola dan posisi yang salah
Suara.com - RC Lens menunjukkan dominasi penuh dalam pertandingan Ligue 1 melawan Lille setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 di Stade Bollaert, Sabtu (20/9/2025) malam.
Pada laga tadi malam juga menjadi debut pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk di Ligue 1.
Wesley Said sempat menggetarkan jala Lille di menit ke-4, namun gol tersebut dianulir karena offside.
Balasan datang dari Olivier Giroud, yang nyaris membuka keunggulan bagi tim tamu lewat sepakan kerasnya yang hanya melebar tipis dari gawang Robin Risser.
Ketegangan makin terasa di lapangan yang diguyur hujan deras.
Lens terus menekan, dan pada akhirnya mereka memetik hasil. Di menit ke-28, situasi bola mati menjadi pembuka pesta.
Umpan sepak pojok Thomasson disambut sundulan Udol, bola jatuh di depan Saïd yang tanpa ampun menceploskan bola dari jarak dekat. Skor 1-0 untuk Lens.
Lille yang tertinggal coba bangkit, namun justru semakin tertekan.
Kesalahan fatal datang dari Felix Correia di menit ke-43.
Baca Juga: Willem II vs Jong Ajax: Rapor Nathan Tjoe-A-On Tundukkan 2 Pemain Keturunan Indonesia
Bola yang dikuasainya dicuri Saïd, lalu diteruskan ke Florian Thauvin.
Tanpa kawalan, eks bintang Marseille itu melepaskan tembakan melengkung khas kaki kirinya yang tak mampu dihentikan kiper Berke Özer.
Gol indah Thauvin membuat skor menjadi 2-0 dan menghantam mental para pemain Lille sebelum turun minum.
Babak kedua berjalan semakin berat bagi pasukan Bruno Genesio.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, mereka kembali kecolongan di menit ke-52.
Kesalahan lini tengah Lille kembali dimanfaatkan Lens.
Berita Terkait
-
Willem II vs Jong Ajax: Rapor Nathan Tjoe-A-On Tundukkan 2 Pemain Keturunan Indonesia
-
Siapa Aaron Ang? Kiper Indonesia di Sevilla, Suksesor Emil Audero dan Maarten Paes
-
Kata-kata Berkelas Emil Audero: Ogah Jemawa, Siap Bikin Pemain Parma Frustasi
-
Emil Audero Jadi Kunci! Cremonese Bidik Jungkalkan Parma di Kandang
-
Kontrak Mandek, Tak Masuk Skuat, Mees Hilgers Makan Gaji Buta?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0