Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 26 September 2025 | 06:06 WIB
Timnas Indonesia (Antara)
Baca 10 detik
  • PSSI protes wasit Kuwait ke FIFA.

  • Erick Thohir minta wasit lebih netral.

  • FIFA belum beri jawaban resmi.

Mereka menilai dominasi wasit Kuwait bisa memengaruhi independensi keputusan.

Situasi itu dinilai berisiko bagi kepentingan timnas Indonesia di laga penting.

Sikap Tegas Erick Thohir

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan langsung protes kepada FIFA.

“Sekjen kemarin sudah mengirimkan surat resmi juga ke FIFA,” kata Erick.

Ia juga menyebut akan menyurati AFC mengenai hal yang sama.

PSSI menganggap penunjukan wasit seharusnya lebih netral dan profesional.

Erick menilai keputusan ini tidak ideal karena melibatkan satu kawasan yang sama.

Harapan Hadirnya Wasit Netral

Baca Juga: Marselino Ferdinan Dicoret dari Timnas Indonesia, Keputusan Mengejutkan Patrick Kluivert

Erick Thohir menekankan perlunya wasit netral dalam laga internasional.

Menurutnya, wasit bisa berasal dari Jepang, Australia, China atau Eropa.

“Ya kita lihat hasilnya,” jelas Erick terkait lobi yang sedang dilakukan.

PSSI menegaskan keberpihakan harus dijauhkan dari kompetisi bergengsi.

Objektivitas pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 sangat penting.

Uji Coba yang Batal dengan Kuwait

Kuwait sebelumnya batal melawan timnas Indonesia di Surabaya pada 5 September.

Alasan pembatalan uji coba tersebut tidak pernah dijelaskan secara resmi.

Beberapa hari setelah itu Kuwait beruji coba dengan Suriah di Qatar.

Pertandingan Kuwait kontra Suriah berakhir dengan skor imbang 2-2.

Situasi ini menambah ketegangan hubungan sepak bola Indonesia dan Kuwait.

Menanti Kepastian FIFA

PSSI kini menunggu kepastian FIFA atas protes wasit Kuwait.

Mereka berharap keputusan baru bisa menghadirkan perangkat pertandingan netral.

FIFA dianggap harus tegas menjaga integritas kompetisi internasional.

Laga kualifikasi ini sangat krusial bagi perjalanan timnas Indonesia.

Jawaban FIFA akan menentukan langkah lanjutan PSSI ke depan.

Load More