- Harry Kane butuh dua gol lawan Werder Bremen untuk jadi pemain tercepat cetak 100 gol di klub abad ini.
- Striker Bayern Munich ini sudah mengemas 98 gol dalam 103 laga sejak pindah dari Tottenham.
- Bremen bertekad memberi perhatian khusus untuk menghentikan Kane di Allianz Arena.
Suara.com - Harry Kane tengah berada di ambang sejarah baru. Striker Bayern Munich itu hanya membutuhkan dua gol tambahan untuk menyalip catatan Cristiano Ronaldo dan Erling Haaland sebagai pemain tercepat yang mencetak 100 gol bagi klub Eropa di abad ke-21.
Kapten timnas Inggris ini berpeluang mencapai tonggak itu saat menghadapi Werder Bremen di Allianz Arena, Jumat (27/9/2025).
Jika mencetak dua gol, Kane akan menyentuh angka 100 hanya dalam 104 laga, lebih cepat satu pertandingan dibanding Ronaldo di Real Madrid dan Haaland di Manchester City, yang sama-sama butuh 105 pertandingan.
Sejak bergabung ke Bayern, Kane sudah mengoleksi 98 gol dalam 103 pertandingan di semua ajang.
Musim ini, ketajamannya semakin menggila: 14 gol dari delapan laga, termasuk delapan gol di empat laga awal Bundesliga dengan dua hattrick.
Angka tersebut ikut mengangkat Bayern sebagai tim dengan start paling produktif sepanjang sejarah Bundesliga.
Die Roten sudah mencetak 18 gol hanya dalam empat pertandingan, rekor baru di liga.
Bayern jelas sangat bergantung pada sang bomber. Anggota dewan olahraga Bayern, Max Eberl, menyanjung peran Kane.
"Cara dia memimpin dengan contoh, cara dia mendedikasikan diri, itu menunjukkan betapa bagus performanya sekarang," kata Eberl, dikutip dari ESPN.
Baca Juga: Arteta Was-was, Bek Muda Arsenal Rp253 M Bakal Hadapi Raksasa Norwegia
"Harapan kami, Harry bisa terus membawa Bayern meraih banyak kesuksesan ke depan."
Pelatih Vincent Kompany juga melihat Kane tak hanya tajam, tapi semakin komplet sebagai penyerang.
"Dia masih punya rasa lapar untuk meraih trofi — dan dia bisa melakukannya di Bayern," ucap Kompany.
"Dia selalu pencetak gol, tapi kini lebih terbuka dalam permainannya. Dia bisa turun ke lini tengah, lolos dari kawalan bek, dan itu membuatnya semakin berkembang sebagai pemimpin di tim."
Bayern tetap tak bisa diperkuat Jamal Musiala, Alphonso Davies, Hiroki Ito, dan Josip Stanisic saat menjamu Bremen.
Namun, kiper Jonas Urbig kemungkinan besar kembali masuk skuat untuk menjaga start sempurna Bayern di Bundesliga musim ini.
Di kubu lawan, pelatih Bremen Horst Steffen mengakui bahwa timnya akan memberi perhatian khusus untuk menghentikan Kane.
"Kami tidak boleh memberi penalti. Dia sangat pintar, punya kaki yang halus, dan sulit diprediksi," kata Steffen.
"Dia juga suka turun ke lini tengah dan mengirim umpan bagus. Kami harus bertahan dengan rapat dan banyak pemain harus siap mengawalnya. Tapi kami akan datang ke Munich dengan sikap berani, meski mungkin hanya menguasai 30 persen bola."
Werder Bremen kini duduk di posisi ke-14 klasemen dengan satu kemenangan dari empat laga, dan jelas butuh keajaiban untuk menahan laju Bayern yang sedang menggila bersama Kane.
Berita Terkait
-
Adrian Wibowo dan Miliano Jonathans Berselisih Silang Pendapat, Ada Apa?
-
Kondisi Erling Haaland Usai Cedera Jadi Perhatian Pep Guardiola Menjelang Laga Manchester City
-
Kongkalikong Gelar Ballon dOr: Skandal 2013 Masih Jadi Misteri
-
Pep Guardiola Akui Arsenal Lebih Dominan Usai Manchester City Ditahan Imbang Dramatis di Emirates
-
Sumpah Serapah Cristiano Ronaldo Bela Joao Felix: Banyak Orang Idiot!
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
-
Alasan Jordi Cruyff Pilih Calon Nakhoda Timnas Indonesia Latih Jong Ajax
-
Regenerasi, Anak Legenda Persipura Jadi Andalan Baru Timnas Indonesia U-17
-
Terpuruk bersama Spurs, Inter Milan dan Juventus Siap Tampung Guglielmo Vicario
-
Sergio Conceicao Tertarik Gantikan Roberto De Zerbi di Marseille