- FIFA hukum pemain Malaysia.
- Tunku Ismail tuduh Indonesia.
- Netizen dua negara berseteru.
Suara.com - Federasi Sepak Bola Malaysia tengah diguncang setelah FIFA menjatuhkan sanksi kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi Harimau Malaya.
Publik Negeri Jiran menuding ada campur tangan luar, termasuk dugaan peran Indonesia dalam kasus ini.
Isu tersebut menyebar cepat di media sosial hingga memicu debat sengit antar netizen dua negara.
Tuduhan itu semakin tajam setelah beberapa tokoh Malaysia melontarkan pernyataan terbuka di platform digital.
Kondisi ini membuat hubungan suporter Indonesia dan Malaysia di dunia maya semakin memanas.
Tunku Ismail Angkat Suara
Putra Mahkota Johor, Tunku Ismail Sultan Ibrahim, menjadi sosok yang paling banyak disebut terkait polemik sanksi FIFA ini.
Melalui akun X, ia mengunggah artikel dari media Malaysia SBWTF berjudul "Hukuman Kepada FAM Bukti Dwistandard FIFA".
Dalam unggahan itu, nama Erick Thohir disebut seolah memiliki pengaruh dalam keputusan FIFA terhadap Malaysia.
Baca Juga: Isi Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 yang Dicabut Erick Thohir, Sempat Jadi Polemik?
Tunku Ismail juga menuliskan pernyataan bahwa ada pihak asing yang mendorong FIFA menjatuhkan hukuman tersebut.
Media Malaysia Turut Berspekulasi
Jurnalis Malaysia, Zulhelmi Zainal Azam, juga menuliskan analisis soal isu naturalisasi Harimau Malaya.
"Terdapat kabar angin yang mengatakan beberapa entitas dari luar negeri yang berusaha menyabotase tim nasional karena khawatir dengan kebangkitan Harimau Malaya. Entitas-entitas itu terlihat dekat dengan puncak kepemimpinan tertinggi FIFA," tulis Zulhelmi.
Pernyataan tersebut langsung mendapat atensi besar dari netizen Malaysia.
Sebagian besar komentar di kolom unggahannya menuding Indonesia sebagai pihak yang dimaksud.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana