- Facundo Garces, bintang Deportivo Alaves, dilarang beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan.
- Sanksi muncul akibat skandal pemalsuan dokumen naturalisasi Malaysia.
- Karier Garces di LaLiga terancam padahal baru bersinar bersama Alaves.
Suara.com - Impian Facundo Garces untuk menapaki karier panjang di Eropa mendadak terguncang.
Bek asal Argentina yang kini membela Deportivo Alaves itu harus menerima kenyataan pahit: FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain selama 12 bulan akibat keterlibatannya dalam kasus naturalisasi bermasalah bersama timnas Malaysia.
Garces termasuk satu dari tujuh pemain yang dihukum FIFA setelah terbukti ada pemalsuan dokumen dalam proses pendaftaran mereka.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga ikut kena getahnya dengan denda 350 ribu franc Swiss atau sekitar Rp7,34 miliar.
Nama Garces sebenarnya sedang naik daun. Pemain berusia 26 tahun itu baru saja memulai petualangan di LaLiga bersama Deportivo Alaves setelah didatangkan dari klub Argentina, Colon, pada Januari 2025 dengan kontrak tiga setengah tahun.
Musim lalu, Garces tampil 10 kali di LaLiga. Sedangkan pada musim 2025/2026, ia sudah dipercaya tampil enam kali dan dengan dua kali diganjar kartu kuning.
Performa solidnya membuat fans Alaves menaruh harapan besar pada sang bek tengah.
Namun, keputusan FIFA berpotensi membuat segalanya buyar.
Selama setahun penuh Garces dipaksa berhenti total dari aktivitas sepak bola, situasi yang bisa merusak momentum dan perkembangan kariernya.
Baca Juga: Bakal Dinaturalisasi, Bergson da Silva Pecahkan Rekor Liga Malaysia
Sanksi ini bukan hanya pukulan pribadi bagi Garces, tapi juga kerugian bagi Alaves.
Klub LaLiga itu sudah berinvestasi untuk mendatangkannya, namun kini berpotensi kehilangan pemain andalan mereka sepanjang satu musim.
Jika situasi makin rumit, tak tertutup kemungkinan Alaves mempertimbangkan pemutusan kontrak lebih awal.
Bagi Garces, hal itu bisa jadi bencana terbesar dalam perjalanan kariernya.
Ironisnya, semua masalah ini bermula dari keputusannya menerima naturalisasi Malaysia dan tampil di laga Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Vietnam pada 10 Juni lalu.
FIFA menerima laporan adanya kejanggalan pada status lima pemain, termasuk Garces, hingga akhirnya menggelar investigasi lewat Tribunal Sepak Bola.
Tag
Berita Terkait
-
Profil 7 Pemain Naturalisasi Malaysia yang Palsukan Dokumen hingga Kena Sanksi FIFA
-
Malaysia Ajukan Banding usai Disanksi Berat FIFA soal Pemalsuan Dokumen Naturalisasi
-
FIFA Sanksi Malaysia, Dokumen 7 Pemain Naturalisasi Ternyata Palsu
-
Timnas Indonesia Tanpa Wakil di AFC Awards 2025, Andalan Malaysia Masuk Nominasi Terbaik
-
Bahas Usia, Presiden LaLiga Ungkap Alasan Lamine Yamal Tak Menang Ballon d'Or
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali
-
Terungkap! Alasan Beckham Putra Selebrasi Tutup Telinga dan Kedinginan di GBK
-
Peringatan John Herdman: Bulgaria Beda Kelas, Lengah Sedikit Garuda Bisa Tewas!
-
Respons Berkelas Beckham Putra usai Cetak Brace dan Bungkam Kritik Netizen
-
PSSI Buka Suara Persoalan Paspor Dean James Hingga Tak Dibawa ke Timnas Indonesia
-
Persib Bandung Agendakan Game Internal Sebelum Hadapi Semen Padang
-
John Herdman Merinding dengan Lagu Indonesia Raya di GBK
-
Bukan Thom Haye, John Herdman Sebut Timnas Indonesia Rindukan Kreativitas Dua Sosok Ini
-
Kehebatan Transisi Cepat Timnas Indonesia Diakui Saint Kitts and Nevis
-
Duo Ambon 'Menyala' Beda Negara: Tijjani Jadi Pahlawan Belanda, Eliano Reijnders Bantu Garuda