-
Jay Idzes main penuh saat Sassuolo menang 3-1.
-
Udinese gagal dua kali dapat penalti usai VAR.
-
Statistik Idzes impresif, jadi pilar penting pertahanan.
Tembakan susulan Zaniolo yang menerima bola tersebut pun masih bisa diamankan Muric.
Momen bertahan itu menjadi titik balik karena Sassuolo sukses mencetak gol ketiga melalui tandukan Edoardo Iannoni.
Gol Penentu dan Perayaan Kemenangan
Iannoni berhasil menuntaskan umpan silang Alieu Fadera dengan tandukan keras di tiang jauh.
Jay Idzes juga sempat melakukan clearance penting yang membuat Sassuolo terhindar dari tekanan lanjutan tim tamu.
Tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang berbunyi dan Sassuolo mengamankan kemenangan penting di kandang sendiri.
Usai laga, Idzes terlihat memeluk Iannoni dan ikut merayakan keberhasilan tim promosi tersebut mengemas tiga poin.
Dengan hasil ini, Sassuolo semakin percaya diri menghadapi laga-laga berat di Serie A musim ini.
Statistik Jay Idzes dalam Laga Sassuolo vs Udinese
Baca Juga: Mainkan Skema Dua Bek, Siapakah yang Layak Jadi Tandem Jay Idzes di Timnas Indonesia?
Idzes bermain penuh 90 menit dengan 44 sentuhan bola dan 33 operan, 23 di antaranya sukses.
Akurasi operannya mencapai 70 persen dengan catatan delapan sapuan bola serta sembilan kontribusi bertahan.
Dalam duel darat, Idzes memenangkan satu kali dari satu percobaan, sedangkan di udara ia unggul empat kali dari enam kesempatan.
Performa stabil Idzes membuatnya semakin penting bagi Sassuolo dan juga jadi sorotan publik Indonesia.
Dengan pengalaman ini, Idzes diharapkan semakin matang dan siap memimpin Timnas Indonesia di laga internasional mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?