- Meski menguasai jalannya laga, Lille kalah 0-1 karena gagal memanfaatkan peluang
- Debut kiper Arnaud Bodart cukup solid, lini belakang Lille cukup kokoh namun terdapat kesalahan posisi yang berujung gol.
- Olivier Giroud terisolasi dan sulit berkontribusi, membuat serangan tim menjadi tumpul sepanjang pertandingan.
Suara.com - LOSC Lille harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Olympique Lyonnais dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (28/9/2025).
Meski mendominasi jalannya pertandingan, Calvin Verdonk dkk justru tak mampu memanfaatkan peluang dan harus puas melihat lawan membawa pulang tiga poin.
Berikut rating Calvin Verdonk Cs usai kekalahan dari Lyon seperti dikutip dari Lepetitlillois
Kiper anyar Arnaud Bodart (5) menjalani debut resmi bersama Lille.
Ia tampil cukup tenang dan sigap, termasuk saat menepis peluang berbahaya pada menit ke-53.
Sayangnya, ia kebobolan lewat satu-satunya peluang emas Lyon di menit ke-13. Meski begitu, performanya tetap dianggap solid.
Lini Belakang Cukup Kokoh, tapi Lengah di Gol Lyon
Tiago Santos (6) yang baru pulih dari cedera kembali dipercaya tampil sejak awal. Setelah start yang sulit, ia berhasil menjaga ritme permainan.
Sementara itu, Nathan Ngoy (6) menunjukkan permainan konsisten dengan komunikasi baik bersama Aïssa Mandi.
Baca Juga: Mainkan Skema Dua Bek, Siapakah yang Layak Jadi Tandem Jay Idzes di Timnas Indonesia?
Mandi (5) sendiri sempat tampil meyakinkan di lini belakang, tetapi kesalahan posisinya membuat Tyler Morton leluasa mencetak gol pembuka Lyon.
Di sisi kiri, Calvin Verdonk (6,5) tampil disiplin menjaga lawan dan beberapa kali membantu serangan.
Lini Tengah Kurang Efektif
Ngal’ayel Mukau (5) tampil penuh energi tapi kurang tepat dalam penyelesaian. Kesalahannya dalam membaca posisi juga berpengaruh pada gol Lyon.
Sedangkan Ayyoub Bouaddi (5,5) cukup solid dalam duel, namun masih ragu-ragu saat transisi menyerang.
Félix Correia (4) jadi sorotan negatif. Ia kurang memberi kontribusi dalam serangan dan malah gagal memanfaatkan peluang emas di depan gawang.
Berita Terkait
-
Mainkan Skema Dua Bek, Siapakah yang Layak Jadi Tandem Jay Idzes di Timnas Indonesia?
-
Sassuolo Hajar Udinese 3-1, Begini Rapor Jay Idzes: Solid dan Akurat
-
Arab Saudi Panggil 27 Pemain, Timnas Indonesia Wajib Waspadai Nama-Nama Ini
-
Jelang Gabung Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Semakin Solid di Lille
-
Sanksi FIFA dan Impian Malaysia Menuju Piala Asia 2027 yang Kini di Ujung Tanduk
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
-
Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Cha Bum-kun: Legenda Korea Selatan yang Buka Jalan Pemain Asia ke Eropa