- Skandal naturalisasi Malaysia menyeret tujuh pemain, termasuk tiga asal Argentina (Imanol Machuca, Facundo Garcés, dan Rodrigo Holgado)
- Media Argentina seperti TyC Sports dan Minutouno membongkar kejanggalan asal-usul pemain tersebut
- FAM membantah tuduhan manipulasi dengan menyebut adanya “kesalahan teknis” dari staf administrasi
Suara.com - Skandal pemalsuan dokumen naturalisasi yang menimpa Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terus menyeret 7 pemain, mayoritas berasal dari Argentina.
Setelah Imanol Machuca, striker Vélez Sarsfield, kini dua pemain asal Argentina lainnya, Facundo Garcés dan Rodrigo Holgado, juga dijatuhi hukuman larangan bermain selama satu tahun oleh FIFA.
Skandal naturalisasi Malaysia ini juga jadi sorotan media di Argentina. Salah satu media kenamaan Argentina, TyC Sports dalam ulasannya menyebut ada keanehan dari asal usul para pemain yang diklaim memiliki darah Malaysia tersebut.
FIFA menjatuhkan sanksi keras kepada tujuh pemain, termasuk tiga pesepak bola asal Argentina, yang dianggap menggunakan dokumen palsu untuk membela Malaysia di kualifikasi Piala Asia 2027.
Rodrigo Holgado disebut Tyc Sports sebagai pemain asli kelahiran La Tablada, Buenos Aires, Argentina, begitu juga keluarganya.
"Pemain 30 tahun itu kini membela klub Kolombia, América de Cali, setelah berkelana di Meksiko, Chile, dan Argentina," ulas media Argentina itu.
Sementara itu, media Argentina lain, Minutouno pada artikel yang rilis pada 2 Juni 2025 sudah mencium kejanggalan pada naturalisasi yang dilakukan Malaysia.
"Ini cerita aneh dan mengejutkan, Facundo Garces dan Imanol Machuca yang kelahiran Santa Fe dipanggil ke tim nasional Malaysia,"
Menurut media Argentina itu, Garces disebut memiliki akar keluarga Malaysia dari sang nenek.
Baca Juga: Nasib Apes Pemain Ilegal Malaysia Facundo Garces: Disanksi FIFA, Ditendang Klub
"Dalam kasus Garces, hubungan hukumnya dengan Malaysia berawal dari neneknya, yang kemudian memfasilitasi naturalisasi dan pemanggilannya,"
Sementara untuk kasus Machuca, disebutkan bahwa ada peran dari staf pelatih asal Australia yang pernah menjadi asisten Ange Postecoglou di Tottenham.
"Machuca, di sisi lain, juga memenuhi persyaratan federasi negara tersebut dan menerima persetujuan dari staf pelatih, yang dipimpin oleh seorang pelatih Australia yang pernah menjadi asisten Ange Postecoglou di Tottenham,"
Diduga yang dimaksud media Argentina itu ialah pelatih Malaysia saat ini, Peter Cklamovski.
Klaim Pembenaran dari FAM
Sementara itu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memberikan penjelasan terbaru terkait sanksi FIFA terhadap Facundo Garces dan tujuh pemain lain.
Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui media sosial, FAM mengaku menemukan “kesalahan teknis” dalam proses pendaftaran dokumen para pemain.
Berita Terkait
-
Nasib Apes Pemain Ilegal Malaysia Facundo Garces: Disanksi FIFA, Ditendang Klub
-
Indonesia Disebut Biang Kerok Sanksi FIFA ke Malaysia, KOI: Jangan Aneh-aneh
-
CEO Timnas Malaysia: Kami Terkejut dengan Keputusan FIFA
-
AFC Konfirmasi Timnas Malaysia Selamat dari Sanksi FIFA, Kok Bisa?
-
Minus 7 Pemain Ilegal, Pelatih Malaysia Pusing Siapkan Strategi Lawan Laos
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali