- CEO Timnas Malaysia, Rob Friend, mengaku terkejut dengan keputusan FIFA yang menjatuhkan sanksi kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi.
- Ia menegaskan FAM sudah menindaklanjuti persoalan administrasi dan kini fokus menghadapi kualifikasi Piala Asia melawan Laos.
- Rob Friend berharap semua pihak bersatu, menjaga profesionalisme, dan percaya proses banding akan menghasilkan keputusan adil.
Suara.com - CEO Timnas Malaysia, Rob Friend, mengaku kaget dengan sanksi yang dijatuhkan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi baru tim nasional.
Melalui pernyataan di media sosial FAM pada Senin (29/9/2025), Rob Friend menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak menyangka FIFA akan menjatuhkan hukuman berat tersebut.
“Kami terkejut dengan keputusan FIFA dan hukuman yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dikenakan kepada para pemain kami,” kata Rob Friend.
Ia menambahkan bahwa FAM sudah menindaklanjuti urusan administrasi yang dipermasalahkan, dan kini federasi serta timnas Malaysia berdiri teguh di balik proses banding.
“FAM telah menyelesaikan persoalan administrasi yang ditinjau, dan tim nasional berdiri teguh dalam proses banding. Sebagai Harimau Malaya, fokus penuh kami adalah menatap ke depan dengan menyiapkan tim yang kuat untuk laga kualifikasi melawan Laos,” ujarnya.
Rob Friend juga menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses yang sedang berlangsung demi menyelesaikan persoalan ini secepat mungkin. Ia berharap semua pihak bersatu padu demi masa depan sepak bola Malaysia.
“Selain itu, menjaga disiplin, profesionalisme, dan performa kami di lapangan tetap mencerminkan kebanggaan serta semangat negara. Kami menghormati proses yang sedang berjalan dan percaya hal itu akan memberikan hasil yang adil serta transparan.”
Rob Friend menutup pernyataannya dengan menegaskan pentingnya momen ini bagi sepak bola Malaysia.
“Ini adalah momen penentu bagi sepak bola Malaysia. Harimau Malaya tetap bersatu dan tegas, berdiri bersama pemain, pelatih, serta staf ketika kami melangkah maju dengan tujuan dan tekad,” tutupnya.
Baca Juga: AFC Konfirmasi Timnas Malaysia Selamat dari Sanksi FIFA, Kok Bisa?
Berita Terkait
-
AFC Konfirmasi Timnas Malaysia Selamat dari Sanksi FIFA, Kok Bisa?
-
Minus 7 Pemain Ilegal, Pelatih Malaysia Pusing Siapkan Strategi Lawan Laos
-
Tiga Pemain JDT Dilarang Tampil di Liga Malaysia Usai Sanksi FIFA
-
Skandal Naturalisasi Malaysia, Ong Kim Swee: Berbenah, Kalau Tidak Bisa Runtuh!
-
Menteri Malaysia Salahkan Pihak Luar soal Sanksi FIFA, Sebut Ada yang Cemburu
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Gol Penalti Tim Tamu Tumbangkan Garuda
-
Harry Maguire Berpeluang Susul Casemiro Tinggalkan Manchester United
-
Cetak Gol dari Penalti, Timnas Indonesia Tertinggal 0-1 dari Bulgaria di Babak Pertama
-
Casemiro Tolak Permintaan Fans Manchester United untuk Bertahan di Old Trafford
-
Persib Bandung Punya Sembilan Laga Sisa, Jupe: Fokus Laga demi Laga
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria: John Herdman Rombak Skuad!
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
-
Membedah Taktik 4-4-2 Hybrid John Herdman, Efektif Bawa Timnas Indonesia Hajar Bulgaria?
-
Timnas Indonesia Diambang Sejarah Jelang Hadapi Bulgaria di GBK