- FIFA menjatuhkan sanksi tegas berupa larangan bermain 12 bulan dan denda 2.000 franc Swiss kepada tujuh pemain, termasuk Imanol Machuca (Velez Sarsfield) dan Facundo Garces (Deportivo Alaves).
- Klub mengambil langkah cepat, di mana Alaves dan Velez sama-sama menskors pemain mereka dari skuad utama
- Dampak skandal ini sangat besar, tidak hanya bagi Machuca dan Garcés yang harus absen setahun penuh
Suara.com - Kasus pemalsuan dokumen naturalisasi yang menjerat Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terus berbuntut panjang.
Setelah FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada tujuh pemain yang terlibat, dua klub Velez Sarsfield (Argentina) dan Deportivo Alavés (Spanyol), mengambil sikap tegas terhadap pemain mereka, Imanol Machuca dan Facundo Garces.
FIFA dalam putusannya menyatakan bahwa tujuh pemain asing dijatuhi larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan.
Mereka terbukti terlibat dalam pemalsuan dokumen untuk bisa membela timnas Malaysia.
Selain larangan bermain, para pemain juga dikenai denda sebesar 2.000 franc Swiss, sementara FAM harus membayar 350.000 franc Swiss sebagai konsekuensi atas skandal besar ini.
Pihak Deportivo Alaves langsung mengeluarkan pernyataan resmi terkait bek andalannya, Facundo Garces.
“Sebagai konsekuensi dari sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin FIFA kepada Facundo Garcés, sang pemain untuk sementara waktu diskors dan tidak akan menjadi bagian dari skuad sampai proses yang sedang berlangsung diselesaikan.” bunyi pernyataan resmi Alaves.
Setelah Alaves, giliran Velez Sarsfield lakukan langkah serupa untuk pemain mereka, Imanol Machuca.
“Kepada pemain kami, Imanol Machuca, dijatuhkan sanksi larangan bermain selama 12 bulan. Oleh karena itu, hingga ada pemberitahuan lebih lanjut, ia tidak dapat menjadi bagian dari tim kami.”
Baca Juga: Nasib Facundo Garces di Klub Sudah Ditentukan, Mirip Mees Hilgers di FC Twente
Vélez menambahkan bahwa mereka tidak terlibat dalam proses hukum FIFA, namun tetap memberikan dukungan moral kepada sang pemain selama masa sulit ini.
Sanksi FIFA ini menjadi pukulan telak bagi Machuca dan Garces.
Keduanya akan absen dari seluruh kompetisi selama setahun penuh, periode yang bisa sangat memengaruhi karier profesional mereka.
Bagi Velez dan Alaves, kehilangan dua pemain inti juga menjadi kerugian besar.
Situasi ini menambah panjang daftar masalah yang ditimbulkan oleh skandal naturalisasi Malaysia yang kini menjadi sorotan dunia sepak bola internasional.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Nasib Facundo Garces di Klub Sudah Ditentukan, Mirip Mees Hilgers di FC Twente
-
Sama-sama Naturalisasi, Media Vietnam Ledek Beda Nasib Malaysia dengan Indonesia
-
Dibayangi Sanksi Tetap FIFA, Malaysia Bakal Langsung Terpuruk di Grup F Kualifikasi AFC 2027
-
Media Argentina Bongkar Fakta Skandal Naturalisasi Malaysia: Ada Peran Peter Cklamovski
-
Nasib Apes Pemain Ilegal Malaysia Facundo Garces: Disanksi FIFA, Ditendang Klub
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?