- FIFA jatuhkan sanksi ke FAM dan tujuh pemain atas dugaan dokumen naturalisasi palsu.
- Kasus ini mengingatkan pada hukuman berat 2015 akibat kerusuhan suporter.
- Malaysia terancam kehilangan pemain kunci di kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia.
Sepuluh tahun berlalu, Malaysia kembali terguncang.
Kali ini, masalah datang bukan dari tribun, melainkan dari meja administrasi.
Pada 26 September 2025, FIFA mengumumkan sanksi kepada FAM dan tujuh pemain Timnas Malaysia terkait dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi.
Kasus ini berawal dari kesalahan teknis dalam proses administrasi yang dilakukan staf FAM saat menyerahkan dokumen pendaftaran pemain.
FIFA menilai ada indikasi pelanggaran Artikel 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) terkait dokumen yang tidak sah.
Akibatnya, FAM didenda 350 ribu franc Swiss (sekitar Rp7,7 miliar), sementara tujuh pemain dijatuhi larangan beraktivitas sepak bola selama 12 bulan serta denda individual.
Pakar hukum olahraga Malaysia, Syed Nur Aiman, menyebut keputusan FIFA ini belum final.
Menurutnya, FAM masih memiliki celah untuk melakukan banding.
“FAM wajib menyiapkan bukti kuat dan strategi hukum yang tepat. Jika berhasil, sanksi bisa diperingan atau bahkan dibatalkan,” ujarnya.
Baca Juga: Tegas! Laman Transfermarkt Langsung Hapus 7 Pemain Bermasalah dari Skuat Timnas Malaysia
Namun, banding ini tidak otomatis menghentikan larangan bermain yang sudah berlaku.
Artinya, Malaysia tetap harus kehilangan tujuh pemain kunci dalam periode krusial, termasuk babak kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi