- Bil’asqan Hi Tenang alami gegar otak usai tersikut pemain PSPS Pekanbaru.
- Saat ini kondisinya sadar dan stabil, tapi masih dirawat intensif.
- Jeferson de Sousa Ferreira diganjar kartu merah akibat insiden tersebut.
Suara.com - Pemain Persikad Depok, Bil'asqan Hi Tenang, saat ini tengah menjalani perawatan intensif setelah mengalami gegar otak akibat tersikut bek asing PSPS Pekanbaru, Jeferson de Sousa Ferreira, dalam laga Championship 2025/2026.
Kini, Bil'asqan Hi Tenang dilaporkan dalam kondisi sadar dan stabil. Meski begitu, pemuda 19 tahun ini tetap membutuhkan pemantauan medis yang ketat.
"Bili saat ini dalam kondisi stabil dan dalam kesadaran penuh. Tapi, masih membutuhkan perawatan intensif dengan diagnosis kontusio cerebri atau gegar otak," ujar dokter Persikad, dr. Ririn Budiarti, melalui Instagram @persikad.
Menurut dr. Ririn, Bili masih menjalani perawatan di ruang intensif untuk mengawasi memar pada otak serta perdarahan subdural hematoma yang masih bisa ditangani dengan obat-obatan.
Perdarahan subdural hematoma adalah kondisi medis serius yang terjadi ketika darah menumpuk di antara permukaan otak dan selaput pelindungnya, dura mater.
Benturan keras di kepala, seperti tersikut atau jatuh, dapat menyebabkan pembuluh darah di area tersebut pecah, lalu menimbulkan tekanan pada jaringan otak di sekitarnya.
Insiden ini terjadi ketika Bil'asqan Hi Tenang membela Persikad menghadapi PSPS Pekanbaru pada pekan keempat Grup 1 Championship di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (4/10/2025) sore WIB.
Wajah Bili tersikut tangan Jeferson saat keduanya berebut bola udara di pengujung pertandingan.
Akibat benturan tersebut, Bil'asqan Hi Tenang terkapar dan langsung mendapatkan penanganan medis di lapangan sebelum dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Baca Juga: Tom Holland Gegar Otak Saat Syuting, Penggarapan Film Spider-Man Brand New Day Disetop
Sementara itu, Jeferson menerima kartu merah dari wasit Steven Yubel Poli pada menit ke-90+17 akibat insiden itu, meski keputusan tersebut sempat memicu protes dari beberapa pemain PSPS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam