-
Patrick Kluivert mengemban misi bersejarah membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.
-
Timnas Indonesia diuji melawan tim kuat Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
-
Ole Romeny bertekad keras loloskan Garuda ke Piala Dunia 2026 demi fans.
Suara.com - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny berjanji akan berusaha keras mengantarkan skuad Garuda bisa berlaga di Piala Dunia 2026. Ini semua demi masyarakat Tanah Air yang fanatik dengan sepak bola.
Timnas Indonesia memang punya peluang besar berlaga di Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
AKan tetapi sebelum itu, tim besutan Patrick Kluivert terlebih dahulu harus lolos sebagai juara Grup B ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Di Grup B, Timnas Indonesia berada satu grup dengan tuan rumah Arab Saudi dan tim kuat lainnya yakni Irak. Tentu tidak mudah karena kedua negara tersebut lebih diunggulkan.
"Mencapai Piala Dunia akan menjadi hal yang sangat besar. Bagi masyarakat negara yang hidup dan bernafas dengan sepak bola, yang kami inginkan hanyalah membuat mereka bahagia," kata Ole dilansir dari laman FIFA.
"Itu akan berarti segalanya bagi kami semua," jelas bomber Oxford United tersebut.
Terlebih dahulu Timnas Indonesia akan menantang tuan rumah Arab Saudi.
Pertandingan kedua kesebelasan ini berlangsung di King Abdullah Stadium, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.
Setelah menghadapi Arab Saudi, kemudian pada 12 Oktober dini hari di stadion yang sama, Timnas Indonesia akan menantang Irak.
Baca Juga: Pengamat Arab Saudi Justru Prediksi Timnas Indonesia yang Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026
"Sekarang kita harus fokus pada dua pertandingan ini," jelas Ole Romeny.
"Bermain kompak, percaya diri, berkomunikasi, dan fokus pada detail-detail kecil," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
-
Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
-
Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya
-
Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren