- Patrick Kluivert menolak komentar soal sanksi FIFA untuk Malaysia.
- Pelatih asal Belanda itu menegaskan fokusnya hanya pada laga kontra Arab Saudi.
- Indonesia siap tampil habis-habisan demi tiket ke Piala Dunia 2026.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dibuat kebingungan saat menghadairi konferensi pers jelang kaga kontra Timnas Indonesia di Jeddah, Rabu (7/10/2025).
Bersama Jay Idzes, Kluivert duduk di hadapan para wartawan untuk memberikan jawaban dan pernyataan jelang laga yang akan berlangsung di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Kamis (9/10) pukul 00.15 WIB nanti.
Tiba-tiba, legenda Timnas Belanda dan barcelona itu mendapatkan pertanyaan di luar konteks pertandingan oleh salah satu wartawan.
Dia dimintai tanggapan perihal skandal naturalisasi Malaysia. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) diketahui telah dijatuhi sanksi FIFA karena memalsukan dokumen naturalisasi tujuh pemain asing.
Pada awalnya, Patrick Kluivert dan Jay Idzes terlihat kebingungan, sebelum sang pelatih memberi jawaban berkelas.
"Saya tak membicarakan tentang ini, saya membicarakan pertandingan besok. Saya tak tahu itu, itu tidak menarik minat saya," tegas Patrick Kluivert dikutip dari YouTube Timnas Indonesia.
Fokus Penuh ke Laga Hidup Mati
Alih-alih larut dalam isu luar lapangan, Kluivert memilih menatap laga kontra Arab Saudi sebagai “final” kecil bagi Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak, di mana hanya juara grup yang berhak lolos langsung ke Piala Dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Baca Juga: Penuh Drama Bak Jumpalitan, Perjalanan Timnas Indonesia ke Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
"Kami menganggap pertandingan ini sebagai final, dan kami akan melakukan apa pun untuk mendapatkan hasil positif, dan kami punya kepercayaan diri bahwa kami akan tampil kuat," ujar Kluivert dalam konferensi pers pra-laga.
Timnas Indonesia membawa 29 pemain untuk dua laga penting tersebut.
Pemain yang berlaga di kompetisi domestik telah lebih dulu tiba di Jeddah, sementara para pemain Eropa baru bergabung awal pekan ini.
Meski waktu adaptasi mereka singkat, Kluivert menegaskan hal itu bukan masalah besar.
"Kami tidak memiliki kekhawatiran apa pun tentang pertandingan ini. Dan, saya memiliki kepercayaan penuh pada tim saya. Kami terbiasa bermain dalam suasana seperti ini," ujarnya.
Tanpa Emil Audero, Kluivert Percaya Kiper Lain Siap
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Terungkap Kata-kata Vinicius Jr yang Picu Ricuh Real Madrid vs Atletico Madrid
-
Kendal Tornado FC Datangkan 2 Pemain Baru, Termasuk Eks Timnas Indonesia U-23
-
Bursa Transfer Serie A Italia: Lazio Rekrut Kenneth Taylor, Fiorentina Datangkan Eks AC Milan
-
Roy Keane Sebut Aksi Martinelli sebagai Aib, Pemain Arsenal Itu Akhirnya Minta Maaf
-
Kata Agen Soal Patrick Kluivert Bersaing dengan Legenda Arsenal Latih Tunisia di Piala Dunia 2026
-
Manajemen Persib Pastikan Skuad Persija Persija Pakai Rantis ke GBLA
-
Marak Calo Jelang Persib vs Persija, Manajemen Maung Bandung Bakal Lakukan ini di Hari H
-
Persib Bandung vs Persija, Ini Prediksi Mantan Striker Timnas Indonesia
-
Head to Head Persib Bandung vs Persija Jakarta: Duel Panas Rival Abadi
-
Emmanuel Petit: Campur Tangan Bos Jadi Biang Kerok Hancurnya Chelsea