- Lionel Messi menyesal tidak belajar bahasa Inggris sewaktu muda, yang memengaruhi relasinya secara internasional.
- Messi mengungkapkan rasa canggung ketika tidak dapat terlibat percakapan karena keterbatasan bahasa saat bertemu tokoh penting.
- Ia kini mendorong anak-anaknya memanfaatkan peluang belajar karena pendidikan penting bagi pengalaman hidup.
Suara.com - Megabintang Argentina, Lionel Messi, mengaku menyesal tidak memanfaatkan waktu mudanya untuk belajar bahasa Inggris.
Hal tersebut, menurutnya, cukup berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat harus membangun relasi dengan banyak orang dari berbagai negara.
“Saya menyesali banyak hal. Salah satunya tidak belajar bahasa Inggris sewaktu kecil. Saya punya waktu untuk setidaknya belajar bahasa Inggris dan saya tidak melakukannya," kata pemain Inter Miami itu dalam wawancara bersama podcast Meksiko, Miro de Atras pada Rabu.
Pemain berjuluk La Pulga tersebut mengungkapkan dirinya pernah merasa canggung ketika berada di tengah orang-orang penting, namun tidak mampu terlibat penuh dalam percakapan karena keterbatasan bahasa.
“Ketika saya bisa berbicara dan mengobrol dengan mereka, saya merasa setengah bodoh,” katanya.
Peraih delapan Ballon d’Or itu menekankan pentingnya pendidikan sejak usia dini. Ia pun kini mendorong anak-anaknya agar memanfaatkan setiap kesempatan belajar yang ada.
“Saya selalu mengatakan kepada anak-anak saya untuk memanfaatkannya. Mereka memiliki situasi yang berbeda dari yang saya alami meskipun saya tidak pernah kekurangan apa pun,” ucapnya.
Messi meninggalkan Argentina pada usia 13 tahun untuk bergabung dengan Barcelona. Kepindahan tersebut turut memengaruhi perjalanan pendidikannya.
“Tahun terakhir saya bersekolah di Argentina adalah bencana. Saya tahu bahwa saya akan pergi ke Barcelona,” ungkapnya.
Baca Juga: Robert Lewandowski Bimbang Soal Masa Depan di Barcelona
Di Spanyol, Messi menyelesaikan pendidikan menengahnya bersama para pemain muda lain di akademi La Masia.
Meski menyimpan penyesalan, Messi menegaskan bahwa sepak bola telah memberinya banyak pelajaran berharga dalam hidup.
“Sepak bola mengajarkan banyak hal, memberikan banyak nilai. Sepak bola menciptakan ikatan seumur hidup. Anda mengenal berbagai tempat,” pungkasnya.
(Antara)
Berita Terkait
-
Robert Lewandowski Bimbang Soal Masa Depan di Barcelona
-
Duh, Wasit Akhirnya Ngaku Salah Bikin Keputusan Berujung Barcelona Digilas Girona
-
Catatan Tak Masuk Akal Pemain Keturunan Milik Akademi Barcelona, Cetak 145 Gol dari 52 Laga
-
Joan Laporta Blak-blakan Hubungan dengan Lionel Messi Sudah Rusak, Ada Insiden di Ballon d'Or
-
Barcelona Gaet Bintang Muda 16 Tahun dari Norwich City
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Lamine Yamal Sesumbar: Prancis Bakal Juara Piala Dunia 2026 Andai Bisa Lewati Spanyol
-
Statistik Kunci Inggris vs Argentina: Duel Seimbang Menuju Final Piala Dunia 2026
-
Statistik Buktikan Mikel Merino Super Sub Terbaik di Piala Dunia 2026, Prancis Korban Selanjutnya?
-
5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Prancis vs Spanyol: Superkomputer Opta Jagokan Les Bleus ke Final Piala Dunia 2026
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
-
Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara