- Persija Jakarta melahirkan legenda dari berbagai latar belakang
- Van der Vin dan Thio Him Tjiang menunjukkan dedikasi luar biasa – Van der Vin membantu Persija juara Perserikatan 1954
- Sinyo Aliandoe membuktikan kemampuan sebagai pemain dan pelatih
Suara.com - Sepanjang sejarah berdirinya Persija Jakarta, klub yang dikenal sebagai Macan Kemayoran ini telah melahirkan banyak pemain besar yang bukan hanya berjasa bagi klub, tapi juga memberikan kontribusi signifikan untuk Timnas Indonesia.
Beberapa di antaranya bahkan menjadi legenda karena prestasi dan dedikasinya yang luar biasa.
Berikut tiga legenda Persija Jakarta yang latar belakangnya unik, dari orang Belanda, China, hingga Timur Indonesia.
Van der Vin – Legenda Berdarah Belanda
Van der Vin merupakan salah satu legenda Persija yang memiliki darah Belanda, namun cintanya terhadap sepakbola Indonesia sangat besar.
Ia memperkuat Persija pada 1953 dan juga tercatat pernah membela Timnas Indonesia.
Prestasi paling gemilang Van der Vin adalah membantu Persija Jakarta meraih juara kompetisi Perserikatan 1954.
Selain itu, ia juga sempat turun bersama Timnas Indonesia dalam laga persahabatan melawan Yugoslavia pada 1953, menegaskan kontribusinya bagi sepakbola nasional.
Thio Him Tjiang – Si Kaki Lady dari Keturunan China
Baca Juga: Respons Berkelas Patrick Kluivert Ditanya Soal Skandal Naturalisasi Malaysia
Thio Him Tjiang lahir di Jakarta dan menjadi legenda Persija berkat kontribusinya di lapangan.
Ia adalah rekan Ramang di Timnas Indonesia pada Olimpiade 1956 di Melbourne, Australia.
Julukan khasnya, “Si Kaki Lady”, diberikan karena Thio Him jarang mengalami cedera dan memiliki kaki yang halus hampir seperti wanita.
Keandalannya di lini tengah dan kesetiaannya pada Persija membuat namanya selalu dikenang oleh para penggemar Macan Kemayoran.
Sinyo Aliandoe – Putra Larantuka yang Membawa Persija Juara
Sebastianus Sinyo Aliandoe, lahir di Larantuka, NTT, menjadi legenda Persija bukan hanya sebagai pemain tapi juga pelatih.
Berita Terkait
-
Respons Berkelas Patrick Kluivert Ditanya Soal Skandal Naturalisasi Malaysia
-
Janji Ole Romeny! Timnas Indonesia Harus ke Piala Dunia 2026
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Salip Vietnam Jika Bungkam Arab Saudi
-
Kumpulan Modal Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi dan Irak
-
Patrick Kluivert Andalkan Mentalitas Eropa saat Timnas Indonesia Tantang Arab Saudi
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah
-
Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United