Bola / Bola Indonesia
Rabu, 08 Oktober 2025 | 13:56 WIB
Timnas Indonesia (AFC)
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia punya modal rekor tak terkalahkan di dua laga terakhir melawan Arab Saudi.

  • Skuad Garuda dinilai Jay Idzes lebih kuat dan solid berkat waktu kumpul yang lebih lama.

  • Laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi ujian konsistensi perkembangan Timnas Indonesia.

Suara.com - Kamis (9/10) dini hari pukul 00.15 WIB akan menjadi penentuan bagi Timnas Indonesia saat melakoni laga penting di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pertandingan tersebut mempertemukan Skuad Garuda dengan tim tuan rumah Arab Saudi, yang merupakan tim dengan peringkat 59 dunia, di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah.

Dukungan penuh masyarakat tertuju pada Timnas Indonesia yang sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi menyambut pertemuan ini.

Tingginya optimisme Skuad Garuda dipicu oleh fakta bahwa mereka tak pernah kalah dalam dua bentrokan terakhir melawan Arab Saudi pada tahun 2024.

Momen tersebut menjadi bekal berharga bagi Timnas Indonesia untuk meraih hasil maksimal pada laga tandang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini.

Rekor Positif dan Optimisme Kapten Jay Idzes

Pada pertemuan September tahun lalu, Timnas Indonesia sukses menahan imbang Arab Saudi dengan skor 1-1, di mana gol Skuad Garuda dicetak oleh Sandy Walsh sebelum disamakan Musab Al Juwair.

Dua bulan berselang, tepatnya pada November 2024, Timnas Indonesia bahkan berhasil menundukkan Arab Saudi dengan skor meyakinkan 2-0.

Kemenangan bersejarah itu dipersembahkan oleh aksi cemerlang pemain muda Skuad Garuda, Marselino Ferdinan, yang memborong dua gol kemenangan.

Dua hasil impresif ini tentu menjadi modal mentalitas yang sangat positif bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi putaran Kualifikasi Piala Dunia 2026 kali ini.

Walau demikian, tiga laga yang terjadi belasan tahun silam menunjukkan dominasi Arab Saudi atas Timnas Indonesia dengan dua kekalahan dan satu kali hasil imbang, meskipun hasilnya tak lagi relevan untuk kondisi Skuad Garuda sekarang.

Kekalahan terjadi di Kualifikasi Piala Asia 2015, sementara hasil imbang didapatkan pada laga persahabatan, namun kini Timnas Indonesia diyakini sudah jauh berubah.

Analisis Kekuatan Skuad Garuda Versi Kapten

Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia, memberikan pandangan optimis mengenai kesiapan timnya menjelang laga kontra Arab Saudi.

Ia menegaskan bahwa Skuad Garuda saat ini jauh lebih solid dibandingkan saat dua pertemuan terakhir di tahun 2024.

Konsolidasi tim yang lebih matang menjadi kunci kekuatan baru Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Jay Idzes menyatakan bahwa pemain Timnas Indonesia telah lebih lama bersama dan memahami sistem permainan yang diinginkan pelatih.

"Saya rasa tahun lalu, kami punya banyak pemain baru di tim, seperti saya juga. Saya belum banyak bermain bersama timnas, dan sekarang sedikit berbeda. Kami sudah bersama sedikit lebih lama. Kami tahu sedikit lebih baik bagaimana semua orang bermain, sistem yang ingin kami mainkan," kata Idzes pada jumpa pers pra-pertandingan, Selasa.

Perbandingan kekuatan tahun lalu dan saat ini membuat Jay Idzes semakin yakin akan kemampuan Timnas Indonesia.

Fokus dan Ambisi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Meskipun Timnas Indonesia kini semakin dekat dengan tujuan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dibandingkan tahun lalu, Jay Idzes menekankan bahwa hal tersebut tidak mengubah fokus dan ambisi tim.

Skuad Garuda akan tetap berjuang keras untuk meraih kemenangan melawan Arab Saudi dan menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.

Laga di Jeddah ini merupakan panggung pembuktian bagi konsistensi dan perkembangan pesat Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong.

Kiprah Timnas Indonesia di kancah Kualifikasi Piala Dunia 2026 terus menjadi sorotan dan penuh harapan bagi seluruh rakyat.

Lima pertemuan terakhir antara Timnas Indonesia dan Arab Saudi, yang dikutip dari Sofascore, menunjukkan dinamika persaingan: Oktober 2011 (0-0, Persahabatan), Maret 2013 (1-2, Kualifikasi Piala Asia 2015), Maret 2014 (0-1, Kualifikasi Piala Asia 2015), September 2024 (1-1, Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026), dan November 2024 (2-0, Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026).

Load More