-
Timnas Indonesia punya modal rekor tak terkalahkan di dua laga terakhir melawan Arab Saudi.
-
Skuad Garuda dinilai Jay Idzes lebih kuat dan solid berkat waktu kumpul yang lebih lama.
-
Laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi ujian konsistensi perkembangan Timnas Indonesia.
Konsolidasi tim yang lebih matang menjadi kunci kekuatan baru Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Jay Idzes menyatakan bahwa pemain Timnas Indonesia telah lebih lama bersama dan memahami sistem permainan yang diinginkan pelatih.
"Saya rasa tahun lalu, kami punya banyak pemain baru di tim, seperti saya juga. Saya belum banyak bermain bersama timnas, dan sekarang sedikit berbeda. Kami sudah bersama sedikit lebih lama. Kami tahu sedikit lebih baik bagaimana semua orang bermain, sistem yang ingin kami mainkan," kata Idzes pada jumpa pers pra-pertandingan, Selasa.
Perbandingan kekuatan tahun lalu dan saat ini membuat Jay Idzes semakin yakin akan kemampuan Timnas Indonesia.
Fokus dan Ambisi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Meskipun Timnas Indonesia kini semakin dekat dengan tujuan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dibandingkan tahun lalu, Jay Idzes menekankan bahwa hal tersebut tidak mengubah fokus dan ambisi tim.
Skuad Garuda akan tetap berjuang keras untuk meraih kemenangan melawan Arab Saudi dan menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
Laga di Jeddah ini merupakan panggung pembuktian bagi konsistensi dan perkembangan pesat Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong.
Kiprah Timnas Indonesia di kancah Kualifikasi Piala Dunia 2026 terus menjadi sorotan dan penuh harapan bagi seluruh rakyat.
Lima pertemuan terakhir antara Timnas Indonesia dan Arab Saudi, yang dikutip dari Sofascore, menunjukkan dinamika persaingan: Oktober 2011 (0-0, Persahabatan), Maret 2013 (1-2, Kualifikasi Piala Asia 2015), Maret 2014 (0-1, Kualifikasi Piala Asia 2015), September 2024 (1-1, Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026), dan November 2024 (2-0, Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026).
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Erling Haaland Ambisi Akhiri Kutukan 26 Tahun Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Mauricio Souza: Janji Bawa Persija Juara Super League Musim Depan
-
Dony Tri Pamungkas Buka Peluang Abroad, Legia Warszawa Masih Memantau?
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026
-
Turun Kasta Liga Italia, Segini Nilai Emil Audero Setelah Dibantai Como 1907
-
Pelatih Persija Irit Komentar soal Persib Juara, Hanya Ucapkan Satu Kalimat
-
Pelatih Emil Audero Bicara Masa Depan usai Cremonese Degradasi: Kita Lihat Nanti
-
Marco van Basten Jadi Target Penculikan Mafia Italia, Gagal Gegara Pelaku Fans AC Milan
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri