Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 10 Oktober 2025 | 10:51 WIB
Miliano Jonathans saat membela Timnas Indonesia melawan Arab Saudi di laga ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 (dok. AFC)
Baca 10 detik
  • Laga Indonesia vs Irak di Jeddah jadi penentu langkah Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
  • Tiga skenario kemungkinan terjadi: menang, imbang, atau kalah.
  • Hanya kemenangan yang benar-benar membuka peluang lolos langsung ke babak berikutnya.

Suara.com - Timnas Indonesia akan melakoni laga terakhir babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak di Jeddah, Minggu (12/10) dini hari WIB.

Pertandingan ini bukan sekadar formalitas — hasilnya akan menentukan apakah Garuda masih punya napas untuk melaju ke babak berikutnya atau tidak.

Di laga sebelumnya, Indonesia menelan kekalahan tipis 2-3 dari Arab Saudi.

Hasil itu membuat langkah menuju Piala Dunia semakin berat, meski peluang belum sepenuhnya tertutup.

Kini semua tergantung pada hasil duel panas kontra Irak. Ada tiga skenario yang bisa menentukan nasib pasukan Patrick Kluivert.

1. Menang: Asa Lolos Langsung Masih Terbuka

Kemenangan atas Irak akan menjaga peluang Indonesia untuk melaju langsung ke babak kelima.

Skenarionya, Irak harus bisa menundukkan Arab Saudi di laga terakhir, sementara Indonesia wajib unggul dalam selisih gol dari kedua pesaingnya.

Jika Irak gagal menang atas Arab Saudi, Indonesia tetap bisa melangkah ke babak kelima lewat jalur peringkat terbaik.

Baca Juga: 2 Bekal Penting Timnas Indonesia Jelang Hadapi Irak

Namun, kemenangan saja belum cukup — margin gol akan jadi kunci utama.

Bila Irak justru menang besar atas Arab Saudi, produktivitas gol bisa menggagalkan langkah Garuda meski menang atas Irak.

2. Hasil Imbang: Masih Ada Harapan, Tapi Tipis

Jika laga berakhir imbang, peluang Indonesia untuk lolos memang belum sepenuhnya padam, tapi sangat tipis.

Dalam skenario ini, Timnas Indonesia membutuhkan Arab Saudi untuk menang atas Irak dengan selisih minimal dua gol di pertandingan terakhir.

Artinya, hasil seri membuat nasib Garuda tak lagi di tangan sendiri, melainkan bergantung pada hasil pertandingan lain di grup.

Load More