- Dalam wawancara dengan AS, Capello blak-blakan soal pengalamannya melatih Ronaldo pada periode keduanya di Madrid tahun 2006.
- Ronaldo membela Real Madrid dari tahun 2002 hingga 2007, mencetak 83 gol dalam 127 pertandingan.
- Tak lama kemudian, pemain berjuluk El Fenomeno itu pindah ke AC Milan, sementara Capello sendiri dipecat meski berhasil membawa Madrid menjuarai La Liga.
Suara.com - Legenda sepak bola Brasil, Ronaldo Nazario, ternyata sempat jadi masalah besar di Real Madrid.
Hal ini diungkap langsung oleh mantan pelatih Los Blancos, Fabio Capello, yang mengaku terpaksa mendepak sang striker karena gaya hidupnya yang kelewat bebas.
Dalam wawancara dengan AS, Capello blak-blakan soal pengalamannya melatih Ronaldo pada periode keduanya di Madrid tahun 2006.
Meski mengakui sang pemain sebagai talenta terbaik yang pernah ia latih, Capello juga menyebut Ronaldo kala itu terlalu sering berpesta dan kelebihan berat badan.
“Ronaldo adalah pemain terbaik yang pernah saya latih. Tapi dia gila — suka berpesta setiap malam. Beratnya mencapai 94 kilogram dan tidak mau menurunkan berat badannya,” ungkap Capello.
“Akhirnya saya bilang ke presiden (Ramon Calderon), kita harus melepasnya. Tidak ada harapan untuk maju kalau begini.”
Ronaldo membela Real Madrid dari tahun 2002 hingga 2007, mencetak 83 gol dalam 127 pertandingan.
Namun masa jayanya perlahan meredup di era akhir Galacticos, terutama setelah kedatangan Ruud van Nistelrooy dari Manchester United yang menandai sinyal berakhirnya karier Ronaldo di Bernabéu.
Tak lama kemudian, pemain berjuluk El Fenomeno itu pindah ke AC Milan, sementara Capello sendiri dipecat meski berhasil membawa Madrid menjuarai La Liga.
Baca Juga: Nafsu Kylian Mbappe Dekati Rekor Gol Milik Rekan Calvin Verdonk
Menariknya, Ronaldo pernah mengakui gaya hidup “gila”-nya saat bermain di Spanyol.
Dalam wawancara di Charla Podcast, ia mengaku sering berpesta ke luar negeri usai pertandingan.
“Saya bermain Sabtu malam, lalu terbang ke Paris. Minggu saya pesta di sana, dan pukul tujuh pagi naik pesawat balik ke Madrid. Jam sembilan tiba, jam sepuluh sudah latihan. Saya melakukan itu berkali-kali,” kata Ronaldo sambil tertawa.
Namun sang legenda menegaskan bahwa meski dikenal suka bersenang-senang, ia tetap bekerja keras di lapangan.
“Orang bilang saya punya fisik luar biasa, tapi itu hasil latihan. Tidak ada yang bisa mencapai level itu tanpa kerja keras,” tegasnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Respons Melbourne City Usai Mathew Baker Promosi ke Timnas Indonesia Senior
-
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Akhiri Karier Legendaris Setelah 24 Musim di Liga Inggris
-
Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Setelah FIFA Match Day
-
Mathew Baker Naik Kelas, Nova Arianto Bangga Target Utama Cetak Pemain Senior Tercapai
-
Antonio Rudiger Bertahan, Alasan Real Madrid Tunda Pengumuman Resmi Kontrak Baru Sang Bek
-
John Herdman Waspadai Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026
-
Misteri Hattrick Piala Dunia: Mengapa Paling Banyak Terjadi di Hari Minggu?
-
Rekor Debutan Termuda Piala Dunia: Pele hingga Etoo, Siapa yang Paling Muda dalam Sejarah
-
8 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Dicoret John Herdman di FIFA Matchday Juni
-
Cristiano Ronaldo Jadi Beban? Pundit Sebut Portugal Lebih Berbahaya Tanpa CR7