-
Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak.
-
Eliano Reijnders mengekspresikan kekecewaan sekaligus kebanggaannya atas perjuangan tim lewat unggahan Instagram.
-
Tijjani Reijnders memberi dukungan singkat penuh makna kepada adiknya dengan komentar “Bangga” disertai tiga emoji hati.
Suara.com - Bintang Manchester City, Tijjani Reijnders ikut merespons kegagalan sang adik Eliano Reijnders bersama Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.
Mimpi Timnas Indonesia untuk tampil di panggung Piala Dunia 2026 harus terkubur di Jeddah, Arab Saudi.
Dua kekalahan beruntun di putaran keempat kualifikasi menjadi akhir dari perjalanan bersejarah skuad Garuda.
Di tengah duka dan kekecewaan yang menyelimuti seluruh negeri, sebuah pesan dukungan singkat namun penuh makna datang dari salah satu bintang dunia.
Adalah Eliano Reijnders, salah satu pilar Timnas Indonesia yang merasakan langsung pahitnya kegagalan ini.
Tampil dalam dua laga krusial melawan Arab Saudi dan Irak, gelandang Persib Bandung ini telah berjuang sekuat tenaga.
Seusai dipastikan tersingkir, Eliano menumpahkan perasaannya melalui sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya.
Ia mengungkapkan rasa sakitnya, namun di saat yang sama juga menyoroti kebanggaannya terhadap perjuangan tim.
"Perjalanan panjang yang dimulai dengan mimpi, kini berakhir dengan rasa sakit dan kecewa. Rasanya berat, tetapi saya sangat bangga dengan tim ini dan semua yang telah mendukung kami dalam suka maupun duka," tutur Eliano Reijnders.
Baca Juga: Mimpi Garuda ke Panggung Dunia Dua Kali Hancur oleh Irak
"Terima kasih sudah selalu bersama kami. Bersama-sama, kita adalah Indonesia—kita berbagi kemenangan dan kekecewaan. Kami akan kembali, lebih kuat," tegasnya.
Di antara ribuan komentar dari para suporter yang mencoba menguatkan, ada satu respons yang paling mencuri perhatian.
Komentar itu datang dari sang kakak, yang juga merupakan bintang kelas dunia, gelandang andalan Man City, Tijjani Reijnders.
Tak perlu banyak kata, Tijjani meninggalkan sebuah pesan yang menunjukkan dukungan dan rasa bangganya yang tak terbatas terhadap perjuangan sang adik, terlepas dari hasil akhir yang mengecewakan.
"Bangga," tulis Tijjani Reijnders, yang ia sertai dengan tiga emoji berbentuk hati.
Pesan singkat ini menjadi bukti ikatan kuat di antara keduanya, sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik kekalahan yang menyakitkan, ada perjuangan yang tetap patut untuk dibanggakan.
Tag
Berita Terkait
-
DPR Sebut Bisa Dipertimbangkan STY Kembali Latih Timnas Indonesia
-
Hampir di Pintu Piala Dunia 2026, Ole Romeny Kenang Momen 'Gila' Bersama Timnas Indonesia
-
Petaka Era Kepelatihan Belanda: Target Piala Dunia Sirna, Prestasi Timnas U-23 Anjlok
-
Menghitung Mundur Nasib Patrick Kluivert, Bertahan Atau Dipecat?
-
Rangkuman Kata-kata 5 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga
-
Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif untuk Selamatkan Tottenham dari Degradasi
-
Lille Pesta Gol 4-0 atas Toulouse, Calvin Verdonk Tampil 14 Menit