- Sekitar 350 organisasi dan kelompok masyarakat telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka dalam aksi tersebut.
- Demonstrasi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina dan juga sebagai tekanan terhadap Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
- Untuk menjaga keamanan, pemerintah Italia menerapkan operasi pengamanan besar-besaran.
Suara.com - Kota Udine, Italia, tengah bersiap menghadapi situasi panas jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Italia vs Israel, Selasa (14/10/2025) malam waktu setempat.
Lebih dari 10 ribu demonstran diperkirakan akan turun ke jalan untuk menggelar aksi protes besar-besaran terkait konflik yang tengah terjadi di Gaza.
Menurut laporan La Repubblica yang dikutip AreaNapoli, sekitar 350 organisasi dan kelompok masyarakat telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka dalam aksi tersebut.
Demonstrasi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina dan juga sebagai tekanan terhadap Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) agar membatalkan pertandingan melawan Israel — meski permintaan itu telah resmi ditolak oleh federasi.
Meski dalam beberapa hari terakhir situasi tampak sedikit mereda setelah kabar potensi gencatan senjata, pihak penyelenggara menegaskan aksi akan tetap digelar.
Mereka menyerukan pesan utama, “Keadilan dan perdamaian yang abadi.”
Untuk menjaga keamanan, pemerintah Italia menerapkan operasi pengamanan besar-besaran.
Sekitar 1.000 personel gabungan yang terdiri dari polisi, Carabinieri, pasukan militer, dan Guardia di Finanza akan dikerahkan di sekitar Stadio Friuli, Udine.
Tak hanya itu, helikopter, drone, dan pos pemeriksaan akan disebar di berbagai titik strategis.
Baca Juga: Manajer Timnas Indonesia Laporkan Patrick Kluivert, Kenapa?
Jalur menuju stadion juga akan dijaga ketat dengan pemasangan barikade beton dan filter pengendalian massa, guna mencegah potensi bentrokan atau gangguan keamanan menjelang kick-off.
Pertandingan Italia vs Israel sendiri menjadi perhatian dunia bukan hanya karena nilai pentingnya dalam perebutan tiket playoff Piala Dunia 2026, tapi juga karena tensi politik yang melingkupi laga ini.
Meski aparat menjamin pertandingan tetap berlangsung sesuai jadwal, suasana di Udine dipastikan akan dilakukan dalam pengawasan ketat.
Suporter diimbau datang lebih awal dan mematuhi semua aturan keamanan yang diberlakukan.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun
-
FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026
-
Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I
-
Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
-
Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Unggul 1-0 atas Prancis
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?
-
Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?