-
STY dipecat Ulsan HD setelah dua bulan buruk.
-
Shin Tae-yong bantah keras isu kasar pemain.
-
STY singgung ketidakpuasan pemain senior U-22.
Suara.com - Masa bakti yang singkat bersama klub Korea Selatan, Ulsan HD, berakhir pahit bagi eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Hanya dua bulan ia menukangi tim tersebut, rentetan hasil minor memaksa manajemen mengambil keputusan untuk memecat Shin Tae-yong.
Catatan performa klub di bawah arahan STY sangat memprihatinkan, yaitu hanya meraih dua kemenangan, empat kali imbang, dan harus menelan empat kali kekalahan.
Kabar burung mengenai perpisahan Shin Tae-yong dengan Ulsan HD ternyata tidak hanya seputar prestasi, melainkan muncul pula dugaan serius.
Laporan dari KBS menyebutkan adanya rumor yang menyerang karakter Shin Tae-yong, menuduhnya bersikap isu kasar kepada para pemain Ulsan HD.
Klarifikasi Pedas Sang Pelatih
Tidak terima dengan tuduhan tersebut, mantan pelatih tim nasional Korea Selatan ini langsung memberikan tanggapan tegas untuk membantah isu kasar.
Shin Tae-yong menggarisbawahi prinsip kepelatihannya yang selalu menentang tindakan fisik atau verbal yang merugikan.
Interaksinya yang terkesan intim hanyalah upaya untuk mencairkan suasana.
Baca Juga: Gagal di Ronde Keempat, para Bintang Skuat Garuda Kini Harus Bertarung dengan Gerusan Waktu
"Saya suka bercanda. Saya menjewer, saya menggoda pemain, saya memanggil mereka dengan sebutan sayang untuk mencairkan suasana. Tapi tidak pernah ada niat jahat, bahkan satu persen pun," dikutip dari akun X Korea Football News.
Fitnah dari Pemain Senior
Pelatih karismatik ini rupanya mengetahui ada seorang pemain yang diduga menjadi sumber dari fitnah terkait isu kasar ini.
Sebagai langkah klarifikasi, Shin Tae-yong memilih untuk menelepon langsung pemain yang bersangkutan.
Shin Tae-yong membeberkan hasil pembicaraan tersebut yang mengonfirmasi bahwa tuduhan tersebut adalah hoaks semata.
Namun, ia menyadari bahwa memang ada beberapa pemain senior di skuad Ulsan HD yang menunjukkan ketidaksenangan terhadapnya.
Ketidakpuasan dari pemain senior ini disebabkan oleh kebijakan rotasi yang menempatkan mereka di bangku cadangan.
Dampak Aturan U-22 pada Skuad
STY menjelaskan bahwa keputusan mencadangkan pemain senior bukan karena masalah personal, melainkan murni alasan teknis terkait stamina dan kebijakan liga.
Faktor utama yang memicu gejolak adalah regulasi aturan U-22 yang mengharuskan pemain muda mendapatkan banyak menit bermain.
Shin Tae-yong terpaksa memprioritaskan pemain yang lebih belia demi mematuhi aturan U-22 tersebut, sehingga peran pemain senior menjadi berkurang.
Situasi ini menunjukkan tantangan besar yang dihadapi Shin Tae-yong selama periode singkatnya menukangi tim Ulsan HD akibat adanya aturan U-22.
Meskipun isu kasar dibantah, perpisahan ini jelas menyisakan drama di balik layar klub.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Fantastis! Gaji Setahun Cristiano Ronaldo Bisa Biayai Skuad Almeria Dalam 12 Tahun
-
Klub Spanyol yang Dibeli Cristiano Ronaldo Ini Ternyata Pernah Diperkuat Striker Thailand
-
Followers Almeria Melonjak Jadi 2,8 Juta usai Dibeli Cristiano Ronaldo, Sebelumnya Hanya 10 Ribu
-
Cristiano Ronaldo Resmi Beli Klub Kasta Kedua Spanyol, Begini Komentarnya
-
Alasan Eks Asisten STY di Timnas Indonesia Pilih Gabung Klub Zona Degradasi Super League
-
Hasil Undian 16 Besar Liga Eropa: Calvin Verdonk Cs Hadapi Tim yang Diperkuat Bek Keturunan
-
Matthaus Sebut Der Klassiker Dortmund vs Bayern sebagai Duel Magis
-
Senne Lammens Bahagia Dapat Pujian dari Edwin van Der Sar
-
Curhat Pemain Muslim Jalani Puasa Ramadan di Tengah Kerasnya Liga Jerman