-
Marselino Ferdinan resmi bergabung dengan AS Trencin untuk mencari menit bermain dan mengembangkan kariernya di Eropa.
-
Ia menilai AS Trencin sebagai klub yang ideal bagi pemain muda karena memberi banyak kesempatan bermain.
-
Marselino bertekad membantu AS Trencin bersaing di papan atas Liga Slovakia dan menunjukkan kemampuannya.
Suara.com - Babak baru dalam karier Marselino Ferdinan di Eropa resmi dimulai. Setelah meninggalkan Oxford United demi mendapatkan menit bermain, gelandang serang Timnas Indonesia ini kini siap unjuk gigi dan mengumbar kekuatannya bersama klub barunya, AS Trencin.
Berbekal pengalaman dan mental yang telah teruji, Marselino datang ke Slovakia dengan satu misi utama.
Eks Persebaya Surabaya berhasrat mendapatkan kembali kepercayaan untuk tampil reguler di atas lapangan. Ia pun tak ragu untuk membeberkan apa yang menjadi senjata utamanya.
"Kekuatan saya adalah kekuatan dalam mengolah bola. Dengan otak dan kemampuan saya sendiri, serta tim saya," kata Marselino Ferdinan dilansir dari kanal YouTube AS Trencin.
Tak hanya soal skill individu, pemain dengan 37 caps bersama Skuad Garuda ini juga membawa ambisi besar.
Ia tidak hanya ingin sekadar numpang lewat, tetapi juga bertekad membawa AS Trencin bersaing di papan atas klasemen Liga Slovakia.
"Tentu saja, saya memiliki tujuan pribadi, yaitu ingin mengembangkan karier saya di sini," ucap Marselino Ferdinan.
"Semoga saya bisa membawa Trencin naik ke posisi teratas di klasemen lagi," imbuhnya lagi.
Keputusannya memilih AS Trencin bukan tanpa alasan. Ia melihat klub ini memiliki filosofi yang sangat ramah terhadap para pemain muda, sebuah lingkungan yang ia yakini akan sangat ideal bagi perkembangannya.
Baca Juga: Patrick Kluivert Bersuara Tanpa Kata Maaf, Langsung Gembok Kolom Komentar
Ia pun siap berjuang mati-matian untuk membuktikan bahwa ia layak mendapatkan kesempatan.
"Mereka memberikan kesempatan kepada pemain muda, mereka juga bermain dengan tim muda. Saya juga masih muda, saya butuh bermain," ucap gelandang 21 tahun tersebut.
"Saya butuh mendapatkan menit bermain untuk meningkatkan diri dan mengembangkan diri saya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ole Romeny Beri Dukungan untuk Marselino Ferdinan yang Resmi Gabung AS Trencin
-
Putra Patrick Kluivert Kritik Fans Timnas Indonesia: Menang Diangkat, Kalah Dihujat
-
Selamat Datang Elkan Baggott, Belum Kering Tangis Timnas Indonesia
-
PSSI Ogah Buru-buru Tentukan Nasib Patrick Kluivert, Dulu Kok Bisa Dadakan Pecat STY?
-
Kisah Shin Tae-yong 'Didzalimi', Kini Timnas Indonesia Terpuruk
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986
-
Anthony Gordon Jadi Pemain Inggris ke-13 di Barcelona: Siapa yang Paling Sukses?
-
Analisis PSG vs Arsenal: Pressing Tinggi, Serang Sisi Kiri, dan Bertahan Mati-matian