- PSSI resmi memutus kerja sama dengan Patrick Kluivert setelah kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026
- Kluivert masih memiliki peluang besar melanjutkan kariernya di Eropa
- Menjadi analis sepak bola di televisi Eropa juga menjadi opsi realistis
Suara.com - Petualangan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia resmi berakhir.
Pelatih asal Belanda itu beserta stafnya dipecat oleh PSSI setelah gagal membawa Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Keputusan ini diambil setelah Indonesia kalah 0-1 dari Irak pada laga playoff Piala Dunia di Arab Saudi, Jumat (10/10).
Kekalahan itu memupus harapan Indonesia untuk mencetak sejarah tampil di ajang sepak bola terbesar dunia.
Menurut laporan Telesport, kontrak Kluivert diakhiri secara baik-baik setelah kedua pihak mengadakan beberapa kali pembicaraan.
Awalnya, PSSI masih berencana mempertahankan Kluivert, namun tekanan besar dari publik dan media membuat keputusan akhirnya berubah.
“Tekanan dari media dan suporter begitu besar setelah kegagalan di playoff, sehingga kedua pihak sepakat untuk berpisah,” tulis laporan tersebut.
Dipecat oleh PSSI, kira-kira pekerjaan apa yang cocok untuk dijalani Patrick Kluivert ke depannya? Berikut ulasannya
Pelatih Klub Menengah di Eredivisie
Baca Juga: Alasan Patrick Kluivert Dipecat
Kluivert bisa banget kembali ke Belanda dan melatih tim Eredivisie papan tengah seperti Heerenveen, Utrecht, atau NEC Nijmegen.
Alasannya, klub-klub menengah sering cari pelatih dengan aura besar untuk menarik sponsor dan pemain muda.
Direktur Pengembangan Pemain Muda
Kluivert pernah menjabat sebagai Head of Youth Development di Barcelona (La Masia), posisi ini cocok kalau dia ingin bekerja di balik layar.
Alasannya, pengalamannya di Asia bisa dipakai untuk memperluas scouting global.
Analis Sepak Bola di TV Eropa
Berita Terkait
-
Alasan Patrick Kluivert Dipecat
-
Timnas Indonesia Akan Uji Coba Hadapi Paraguay dan Panama Sebelum Piala Dunia U-17 2025
-
Media Belanda Ungkap Cuma Satu Hal Positif yang Diwariskan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Nova Arianto Akui Beban Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 Jadi Berat Gara-gara Patrick Kluivert
-
Efek Domino PSSI Pecat Patrick Kluivert, Timnas Indonesia U-20 dan U-23 Kena Imbasnya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis