-
Napoli hancurkan Inter Milan 3-1, kokohkan posisi puncak Serie A.
-
Gol dicetak De Bruyne, McTominay, dan Anguissa; Calhanoglu balas penalti.
-
Kemenangan ini perkuat status Napoli sebagai favorit utama juara bertahan.
Suara.com - Sang juara bertahan Liga Italia, Napoli, kembali menegaskan dominasinya dengan meraih kemenangan vital 3-1 atas Inter Milan.
Pertarungan sengit di pekan kedelapan Serie A 2025/26 ini berlangsung di markas kebanggaan mereka, Stadion Diego Armando Maradona, pada Minggu dini hari WIB.
Kemenangan ini krusial dan memastikan skuad Partenopei mengokohkan diri di posisi teratas tabel klasemen sementara.
Gol-gol kemenangan Napoli dihasilkan oleh trio gelandang: Kevin De Bruyne, Scott McTominay, dan Andre-Zambo Anguissa.
Tim tamu Nerazzurri hanya mampu membalas satu gol melalui eksekusi penalti dari Hakan Calhanoglu.
Tambahan tiga angka absolut ini menempatkan Napoli kokoh di puncak Serie A dengan total 18 poin dari delapan laga yang sudah dimainkan.
Sebaliknya, Inter Milan harus tertahan di peringkat keempat dengan koleksi 15 poin, berdasarkan laporan resmi dari laman Liga Italia.
Awal pertandingan langsung menyuguhkan intensitas tinggi dan didominasi oleh serangan gencar dari tim tamu, Inter Milan.
Ancaman serius pertama datang pada menit ke-9 saat sundulan Alessandro Bastoni dari situasi sepak pojok mengarah ke gawang.
Baca Juga: Dilumat 2-6 oleh PSV, McTominay Minta Napoli Jangan Panik: Musim Masih Panjang!
Namun, kiper Napoli, Vanja Milinkovic-Savic, tampil sigap dan berhasil mengamankan bola dengan baik.
Inter terus mengancam gawang tuan rumah dengan kreativitas Hakan Calhanoglu dan ketajaman Lautaro Martinez, tetapi lini pertahanan Napoli tetap solid.
Sekitar pertengahan babak pertama, kubu tuan rumah mulai menemukan ritme permainan terbaik mereka dan mengambil alih kendali.
Momen kunci terjadi di menit ke-33 ketika wasit memberikan hadiah penalti untuk Napoli menyusul pelanggaran yang dilakukan Henrikh Mkhitaryan di area terlarang.
Kevin De Bruyne yang menjadi eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna dari titik 12 pas.
Tendangan keras De Bruyne menaklukkan kiper Inter, Yann Sommer, dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Napoli.
Mendekati jeda, Inter meningkatkan daya serang mereka dalam upaya mencari gol penyama kedudukan sebelum turun minum.
Dua peluang emas beruntun dari sundulan Lautaro Martinez dan Alessandro Bastoni sayangnya hanya membentur mistar gawang.
Bahkan Denzel Dumfries gagal memanfaatkan kesempatan emas di mulut gawang saat sundulannya juga membentur sudut gawang Vanja Milinkovic-Savic.
Memulai babak kedua, Napoli langsung tampil agresif dan tak butuh waktu lama untuk menggandakan keunggulan.
Pada menit ke-53, Scott McTominay mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan keras kaki kanan.
Gol kedua ini tercipta berkat umpan lambung yang sangat terukur dari Leonardo Spinazzola, menjadikan skor 2-0.
Inter sempat mendapatkan angin segar ketika mereka juga dihadiahi tendangan penalti setelah wasit mendapati handball yang dilakukan Alessandro Buongiorno.
Hakan Calhanoglu, sang spesialis bola mati, tidak menyia-nyiakan kesempatan dan sukses memperkecil kedudukan menjadi 2-1.
Namun, harapan kebangkitan Inter hanya sesaat karena Napoli dengan cepat kembali menjauh.
Menit ke-63 menjadi penutup kisah Inter Milan malam itu setelah Andre-Zambo Anguissa mencetak gol ketiga yang fantastis untuk Napoli.
Proses gol ini berawal dari lemparan ke dalam yang dimanfaatkan Anguissa untuk menggiring bola melewati dua pemain bertahan Inter.
Anguissa kemudian melepaskan tembakan akurat yang meluncur deras ke sudut atas gawang, mengunci kemenangan 3-1.
Kejayaan ini merupakan pesan kuat bahwa Napoli tetap menjadi kekuatan utama yang harus diperhitungkan di kancah Liga Italia musim ini.
Sebaliknya, kekalahan ini memberikan pekerjaan rumah besar bagi Inter Milan untuk segera bangkit dan kembali ke jalur perebutan gelar.
Kemenangan dramatis ini mengantarkan Napoli kembali menempati singgasana klasemen Liga Italia.
Susunan Pemain Kunci:
Napoli: Vanja Milinkovic-Savic; Di Lorenzo, Buongiorno, Juan Jesus, Spinazzola; McTominay, De Bruyne (Olivera 37'), Anguissa; Politano (Elif Elmas 82'), David Neres (Noa Lang 81').
Inter Milan: Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni, Di Marco; Mkhitaryan (Zielinski 32'), Calhanoglu (Sucic 73'), Barella (Frattesi 73'), Dumfries (Luis Henrique 73'); Ange Yoan Bonny (Pio Esposito 63'), Lautaro Martinez.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri
-
Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino
-
Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0
-
Menang Susah Payah Lawan Leeds, Chelsea Tantang Manchester City di Final Piala FA
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC