-
Kevin Diks tampil impresif dan berhasil memenangkan penalti saat Borussia Monchengladbach kalah 0-3 dari Bayern Munchen.
-
Fans menilai seharusnya Diks yang mengeksekusi penalti, bukan Kevin Stoger yang gagal.
-
Dukungan suporter menunjukkan kepercayaan besar pada mentalitas dan kepemimpinan Kevin Diks di tim.
Suara.com - Kekalahan telak 0-3 yang diderita Borussia Monchengladbach dari Bayern Munchen dalam lanjutan Bundesliga, Sabtu (25/10/2025) menyisakan sebuah drama panas di kalangan suporter.
Bukan soal hasil akhir, melainkan soal insiden kegagalan penalti yang membuat bek Timnas Indonesia, Kevin Diks justru mendapatkan pembelaan massal.
Dalam laga tersebut, Kevin Diks sebenarnya tampil sangat impresif. Selain solid dalam bertahan, ia juga berhasil memenangkan hadiah penalti bagi timnya setelah dijatuhkan di dalam kotak terlarang.
Namun, momen emas untuk memperkecil ketertinggalan itu justru terbuang sia-sia. Kevin Stoger yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya.
Insiden inilah yang memicu amarah para fans Die Fohlen. Mereka ramai-ramai menyayangkan keputusan tersebut dan menilai seharusnya Kevin Diks-lah yang mengambil tendangan 12 pas.
Keyakinan para fans ini bukan tanpa dasar. Mereka merujuk pada mentalitas baja yang ditunjukkan Diks saat menjadi algojo penalti Timnas Indonesia.
Saat melawan Arab Saudi di bawah tekanan hebat, Diks dengan tenang sukses melesakkan dua gol dari titik putih.
"Diks percaya diri 100 persen, bro," seru salah satu fans Monchengladbach di platform X.
"Diks pasti berani melakukannya 100 persen. Dia (Stoger) hanya bersikap egois dan mengira dirinya Lionel Messi, padahal dia cuma Kevin Stoger. Persis seperti yang Scally bilang di sesi wawancara," timpal netizen lainnya.
Baca Juga: Jay Idzes Ceritakan Suporter Timnas Indonesia ke Publik Italia: Kalian Harus Rasakan Sendiri
Kritik terhadap Stöger semakin pedas karena ia dianggap tampil di bawah performa sepanjang laga.
"Bermain jelek, tapi merasa dirinya hebat. Itulah kenapa lebih banyak orang yang fokus menyorotinya daripada pemain lain yang juga main jelek," ujar akun lainnya.
Bahkan, ada yang mengungkap bahwa Diks sebenarnya adalah penendang penalti utama tim sebelum musim dimulai.
"Diks adalah penembak 11 pas nomor satu sebelum musim bergulir. Tindakan seperti itu merusak atmosfer tim, apalagi kalau situasinya sudah buruk," ujar netizen lainnya.
Pembelaan dari para suporter ini menjadi bukti betapa besarnya kepercayaan yang mereka berikan kepada Kevin Diks tidak hanya sebagai tembok pertahanan, tetapi juga sebagai seorang pemimpin yang bermental juara.
Tag
Berita Terkait
-
Erick Thohir Bertemu Ultras Garuda, PSSI Didesak Berbenah Usai Tampil Buruk di Kualifikasi PD 2026
-
Erick Thohir Beberkan Alasan Gantung Cari Pelatih Baru Timnas, Fokus Utama PSSI Mengejutkan!
-
PSSI Incar Pelatih Berkarakter Kuat, Siap Pimpin Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027
-
4 Pemain Abroad yang Dipanggil ke Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025
-
Dafar 21 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2025
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan