-
Persib vs Persis, laga kunci pekan 10 Super League.
-
Bojan Hodak rotasi pemain hadapi jadwal super padat.
-
Persib unggul statistik, fokus amankan tiga poin di GBLA.
Suara.com - Duel sengit di kompetisi kasta tertinggi Indonesia, Super League 2025/2026, akan mempertemukan Persib Bandung dengan Persis Solo.
Pertandingan yang merupakan bagian dari pekan ke-10 tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Senin, 27 Oktober 2025.
Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) akan menjadi saksi bisu pertarungan kedua tim yang disiarkan langsung oleh Indosiar dengan waktu kick-off pukul 19.00 WIB.
Laga ini memiliki arti signifikan bagi tim tuan rumah yang berambisi meneruskan laju positif mereka di liga.
Persib tengah berjuang keras menjalani jadwal kompetisi yang luar biasa padat, berkompetisi di Super League dan AFC Champions League 2 2025/2026 secara bersamaan.
Dalam kurun waktu tiga minggu ke depan, tim berjuluk Pangeran Biru harus melakoni total enam pertandingan.
Pasukan Marc Klok dan rekan-rekan baru saja menyelesaikan pertandingan melawan Selangor FC di GBLA pada Kamis (23/10/2025).
Tantangan berat tidak berhenti di sini, sebab setelah menjamu Persis Solo, Maung Bandung sudah dinanti Bali United pada tanggal 1 November mendatang.
Menyikapi tuntutan fisik dari rentetan pertandingan yang mepet, arsitek tim Bojan Hodak mempersiapkan strategi rotasi pemain.
Baca Juga: Bojan Hodak Bicara Peluang Thom Haye Tampil Lawan Persis Solo
Tujuannya adalah untuk mengelola kebugaran skuadnya agar semua pemain tetap berada pada kondisi prima.
Pelatih asal Kroasia itu menyadari bahwa laga selanjutnya akan menguras energi para pemainnya.
“Besok bukan pertandingan yang mudah bagi kami, setelah tiga hari lalu bermain,” ujar Bojan Hodak.
Demi mempertahankan kualitas permainan di lapangan, Hodak telah mengambil keputusan mengenai komposisi pemain.
“Kami berencana melakukan rotasi untuk menjaga performa tim supaya tetap tampil fokus.”
Secara historis, Persib Bandung lebih difavoritkan untuk mendulang angka penuh berkat catatan head-to-head yang unggul atas Laskar Sambernyawa.
Saat ini, tim kebanggaan Bobotoh tersebut sedang menikmati performa menanjak di liga domestik.
Situasi kontras justru dialami oleh Persis Solo, yang datang ke ibu kota Jawa Barat dengan kondisi kurang meyakinkan.
Tim tamu masih berupaya keras untuk keluar dari posisi berbahaya, yakni zona degradasi di tabel klasemen sementara.
Meskipun di atas kertas diunggulkan, Bojan Hodak menegaskan bahwa Persib tidak boleh memandang remeh kekuatan lawan.
Mantan pelatih Kuala Lumpur FC itu mengingatkan para pemainnya untuk mempertahankan konsentrasi penuh demi mengamankan poin maksimal di hadapan publik sendiri.
“Solo tim yang kuat,” ucap eks pelatih Kuala Lumpur FC itu.
Ia menambahkan instruksi yang tegas kepada anak asuhnya menjelang laga krusial ini.
“Saya meminta pemain tampil fokus untuk bisa mendapatkan hasil maksimal.”
Kemenangan atas Persis Solo menjadi kunci bagi Maung Bandung untuk terus mempertahankan tren kemenangan beruntun yang sudah mereka catatkan sebelumnya.
Tambahan tiga poin akan menjadi modal vital bagi Persib untuk terus mendekati tim-tim elit di papan atas.
Upaya ini penting guna menjaga peluang mereka dalam persaingan ketat memperebutkan gelar juara Super League 2025/2026.
Persib diperkirakan akan turun dengan formasi (4-2-3-1), mengandalkan Teja Paku Alam di bawah mistar.
Di lini belakang ada Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Federico Barba, dan Frans Putros.
Dua gelandang jangkar, Marc Klok dan Luciano Guaycochea, akan menopang trio Wiliam Marcilio, Beckham Putra, dan Uilliam Barros, yang melayani Ramon Tanque sebagai ujung tombak.
Sementara itu, Persis Solo di bawah asuhan Peter de Roo diprediksi menggunakan skema (3-5-2).
Muhammad Riyandi akan mengawal gawang Persis, dilindungi oleh Eky Taufik, Sutanto Tan, dan Xandro Schenk di barisan pertahanan.
Lini tengah padat diisi Giovani Numberi, Jordy Tutuarima, Sho Yamamoto, Zanadin Fariz, dan Adriano Castanheira.
Duo penyerang mereka adalah Gervane Kastaneer dan Kodai Tanaka.
Dalam lima pertemuan terakhir, Persib unggul dengan tiga kemenangan (3-2, 1-0, 2-1) berbanding dua kekalahan (0-1, 2-2).
Menariknya, dua laga terakhir Persib ditutup dengan kemenangan meyakinkan (3-0 vs PSBS Biak dan 2-0 vs Selangor).
Sebaliknya, Persis Solo sedang terpuruk, menelan tiga kekalahan dari lima laga terakhir, dengan hasil paling pahit saat takluk 1-3 dari Malut United.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
Tak Terbeban Nama Besar Ayah, Rafa Abdurrahman Fokus Buktikan Diri di Timnas Indonesia U-20
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli