- Cristiano Ronaldo mengalami masa paceklik gelar selama hampir lima tahun sejak meninggalkan Juventus.
- Kegagalan demi kegagalan memunculkan spekulasi tentang kemungkinan pensiunnya Ronaldo.
- Meski demikian, Ronaldo menegaskan belum ingin pensiun dan masih termotivasi untuk bermain.
Suara.com - Cristiano Ronaldo kembali merasakan kekecewaan besar setelah Al-Nassr tersingkir dari ajang King’s Cup pada Selasa malam (29/10/2025) waktu setempat.
Kegagalan ini menambah catatan pahit bagi megabintang asal Portugal, yang kini hampir lima tahun tanpa gelar besar di level klub.
Sejak meninggalkan Manchester United pada Desember 2022 untuk bergabung dengan klub kaya raya asal Arab Saudi itu, Ronaldo belum pernah menjuarai kompetisi resmi di wilayah Timur Tengah.
Bahkan masa kepulangannya ke Red Devils juga tak mampu memperpanjang koleksi trofinya.
Terakhir kali Ronaldo menorehkan gelar besar adalah saat masih membela Juventus, nyaris lima tahun silam.
Kegagalan terbaru datang di tangan mantan rekan setimnya, Karim Benzema, yang membawa Al-Ittihad meraih kemenangan 2-1 atas Al-Nassr di babak 16 besar King's Cup.
Ronaldo sempat menyaksikan timnya bangkit lewat gol Angelo Gabriel, hasil umpan silangnya sendiri, namun Hassem Aouar memastikan Al-Ittihad unggul sebelum turun minum.
Meskipun Al-Ittihad harus bermain dengan 10 orang di babak kedua, mereka tetap mempertahankan keunggulan berkat kolektivitas Benzema, N’Golo Kanté, dan rekan-rekannya.
Ronaldo juga mendapat beberapa peluang emas untuk menyamakan kedudukan, termasuk percobaan chip yang terlalu mudah ditangkap kiper, serta tendangan bebas dari jarak 30 yard yang hanya menemui tembok pertahanan lawan.
Baca Juga: Sebelum Rekrut Garnacho, Chelsea Mau Boyong Bintang Inggris Berbandrol Rp2 Triliun
Dengan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara yang sudah di depan mata, banyak pihak berspekulasi bahwa turnamen ini bisa menjadi panggung perpisahan yang sempurna bagi Ronaldo jika ia membawa Portugal juara.
Namun, sang pemain berusia 40 tahun itu menegaskan bahwa ia belum ingin pensiun.
“Saya ingin terus bermain beberapa tahun lagi, walaupun tidak banyak. Orang, terutama keluarga saya, bilang ‘sudah saatnya berhenti’, tapi saya tidak setuju. Saya masih memberikan kontribusi untuk klub dan tim nasional, jadi kenapa berhenti?”
“Saya tahu waktu saya tidak banyak lagi, tapi saya berusaha menikmati setiap detiknya sebaik mungkin,” ujarnya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Sebelum Rekrut Garnacho, Chelsea Mau Boyong Bintang Inggris Berbandrol Rp2 Triliun
-
Hampir Pasti Latih Juventus, Luciano Spalletti Dapat Gaji Berapa?
-
Andre Onana Bongkar Penyebab Gagal di MU: Bukan Saya yang Lemah, Tapi
-
Eks Bomber MU Desak Benjamin Sesko Lebih Arogan: Jangan Terlalu Sopan
-
Legenda Edgar Davids: Si Pitbull dari Negeri Orang Jawa yang Taklukan Eropa
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Satu Nama Berpengalaman Eropa Menguat Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Hasil Persis Solo vs Persib Bandung: Gol Tunggal Andrew Jung Menangkan Pangeran Biru
-
Bukan Cuma Piala Dunia, John Herdman Tantang Skuad Garuda Pecahkan Rekor Lawan Tim Eropa
-
Ajax Amsterdam Segera Resmikan Maarten Paes, Dean James Batal Direkrut
-
John Herdman Hapus Debat Lokal vs Diaspora: Kita Melawan Musuh, Bukan Diri Sendiri
-
Kursi Pelatih Kosong, Timnas Indonesia U-17 Jalani Laga Uji Coba Krusial Lawan China
-
John Herdman Temui Operator Liga, Bahas Sinkronisasi Jadwal Super League dan Timnas Indonesia
-
Siklus 'Ganti Koki, Ganti Masakan': John Herdman dan Budaya Reset Total di Tubuh Timnas Indonesia
-
Motivasi John Herdman Latih Timnas Indonesia: Ingin Cetak Sejarah di Hadapan 280 Juat Orang
-
Reaksi Dean James Usai Go Ahead Eagles Kandas di Liga Europa