- Atep menilai target realistis Timnas Indonesia saat ini adalah menjuarai Piala AFF
- Menurut Atep, menjuarai Piala AFF adalah langkah awal untuk membangun mental juara dan kepercayaan diri
- Atep tetap optimistis dengan peluang Timnas Indonesia di era baru
Suara.com - Legenda Persib Bandung dan mantan bintang Timnas Indonesia, Atep Rizal, menyampaikan pandangan realistis soal arah dan target tim nasional di level internasional.
Menurutnya, sebelum berbicara terlalu jauh tentang Piala Asia atau Piala Dunia, Skuad Garuda sebaiknya fokus lebih dulu untuk menjuarai Piala AFF, ajang yang hingga kini belum pernah dimenangkan Indonesia.
"Sejak dulu Indonesia belum pernah menjuarai Kejuaraan ASEAN. Saya rasa sudah saatnya kita menuntaskan dahaga itu," kata Atep kepada awak media.
"Setelah menjuarai Piala AFF, barulah bicara Piala Asia dan target lebih besar seperti Piala Dunia,” jelasnya.
Turnamen Piala AFF 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung mulai akhir Juli hingga akhir Agustus 2026.
Timnas Indonesia tercatat sudah enam kali menjadi finalis, namun belum sekalipun berhasil mengangkat trofi juara.
Capaian terbaik skuad Garuda sejauh ini hanya sampai posisi runner-up, terakhir pada edisi 2020 ketika takluk dari Thailand di partai final.
Meski demikian, Atep tetap optimistis. Ia menilai era baru Timnas Indonesia yang kini dihuni oleh pemain-pemain berkualitas, baik dari liga lokal maupun diaspora, menjadi modal penting untuk mengubah sejarah di kancah Asia Tenggara.
"Secara kualitas, kita sudah teruji. Tim ini mampu menembus babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, sesuatu yang belum pernah dicapai sebelumnya," ucapnya.
Baca Juga: Sea Games 2025: Tak Pasti Diperkuat Pemain Diaspora, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia U-23?
"Tapi sekarang, target realistis kita adalah juara Piala AFF lebih dulu,” ia menambahkan.
Atep itu menegaskan bahwa membangun mental juara harus dilakukan secara bertahap.
Menurutnya, menjuarai Piala AFF bukan hanya soal gengsi regional, melainkan pondasi penting untuk membangun kepercayaan diri tim nasional dalam menghadapi kompetisi di level yang lebih tinggi.
"Kita punya potensi besar. Tapi kalau bicara mimpi besar, harus dimulai dari langkah kecil. Juara Piala AFF dulu, baru bicara Piala Asia dan Piala Dunia,” tutup Atep.
Gelar juara regional diyakini bisa menjadi momentum besar kebangkitan sepak bola nasional menuju level Asia dan dunia.
Berita Terkait
-
Sea Games 2025: Tak Pasti Diperkuat Pemain Diaspora, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia U-23?
-
Trio Garuda Tampil Ganas di Eropa: Emil Audero Clean Sheet, Idzes Tangguh, Nathan Cetak Gol!
-
Perbedaan Patrick Kluivert dan Eks Pelatih Thailand Usai Dipecat, Satunya Nelangsa
-
Langkah Serius Vietnam Menuju SEA Games 2025 Jadi Alarm Keras untuk Indonesia
-
Eks Pelatih Meksiko Juan Carlos Osorio Dirumorkan Jadi Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Bukan Cuma Piala Dunia, John Herdman Tantang Skuad Garuda Pecahkan Rekor Lawan Tim Eropa
-
Ajax Amsterdam Segera Resmikan Maarten Paes, Dean James Batal Direkrut
-
John Herdman Hapus Debat Lokal vs Diaspora: Kita Melawan Musuh, Bukan Diri Sendiri
-
Kursi Pelatih Kosong, Timnas Indonesia U-17 Jalani Laga Uji Coba Krusial Lawan China
-
John Herdman Temui Operator Liga, Bahas Sinkronisasi Jadwal Super League dan Timnas Indonesia
-
Siklus 'Ganti Koki, Ganti Masakan': John Herdman dan Budaya Reset Total di Tubuh Timnas Indonesia
-
Motivasi John Herdman Latih Timnas Indonesia: Ingin Cetak Sejarah di Hadapan 280 Juat Orang
-
Reaksi Dean James Usai Go Ahead Eagles Kandas di Liga Europa
-
Dedi Kusnandar Comeback! Bojan Hodak Siapkan Peran Vital Gantikan Marc Klok di Persib
-
Persib Bandung Pantang Jemawa, Bojan Hodak Anggap Persis Solo Tim Berbahaya di Tangan Coach Milo