-
Aston Villa kalah 0-2 dari Liverpool di Anfield.
-
Ian Maatsen terus memperpanjang rekor gagal menang lawan Liverpool.
-
Kekalahan membuat Aston Villa terlempar dari 10 besar klasemen.
Suara.com - Menari membahas Ian Maatsen, pemain keturunan Jawa. Aston Villa harus menerima kenyataan pahit setelah ditaklukkan Liverpool dengan skor akhir 0-2 di markas The Reds, Anfield, pada Sabtu (1/11/2025).
Kekalahan tersebut menyebabkan The Villans kini tergeser dari posisi sepuluh besar klasemen sementara Liga Inggris musim 2025-2026.
Saat ini, Aston Villa berada di peringkat ke-11 dengan total perolehan 15 poin dari sejumlah pertandingan yang sudah mereka lakoni.
Sebaliknya, kemenangan tersebut menjadi capaian positif bagi Liverpool yang berhasil mengakhiri rentetan empat laga sebelumnya tanpa meraih tripoin.
Liverpool sukses merangkak naik dan menempati posisi ketiga di tangga klasemen sementara Liga Inggris.
Dua gol The Reds tercipta dari aksi penyerang andalannya Mohamed Salah di penghujung babak pertama, tepatnya pada menit ke-45+1.
Gol kedua dicetak oleh Ryan Gravenberch saat paruh kedua pertandingan berjalan sekitar 13 menit, yakni menit ke-58.
Hasil minor ini menambah panjang daftar kekalahan bagi Aston Villa dalam lima pertandingan terakhir yang mereka jalani.
Walaupun Aston Villa menelan kekalahan, perhatian publik tertuju pada performa bek kiri keturunan Indonesia, Ian Maatsen.
Baca Juga: Liverpool Akhiri Rekor Buruk, Arne Slot Malah Kena Sentil Steven Gerrard
Maatsen diketahui baru diturunkan oleh pelatih Unai Emery dari bangku cadangan menjelang akhir pertandingan.
Pemain kelahiran 9 Maret 2002 ini baru masuk pada menit ke-75 untuk menggantikan posisi rekan setimnya, Lucas Digne.
Sayangnya, meskipun diturunkan, kontribusi Maatsen belum mampu mengubah keadaan dan menyelamatkan timnya dari kebobolan dua gol.
Kegagalan ini juga menandai kali keempat klub yang dibela Maatsen gagal meraih kemenangan ketika berhadapan dengan Liverpool.
Menariknya, pemain yang memiliki darah Jawa dari pihak ibunya ini seakan selalu bernasib kurang beruntung saat bertemu The Reds.
Rekor buruk tersebut telah dimulai sejak ia masih memperkuat klub sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026