- Gyokeres alami cedera otot saat Arsenal kalahkan Burnley 2-0.
- Arteta mengaku khawatir karena striker asal Swedia itu jarang mengalami cedera.
- Arsenal kehilangan banyak pemain depan jelang duel kontra Slavia Praha.
Suara.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari markas Arsenal. Viktor Gyokeres dipastikan absen saat The Gunners menghadapi Slavia Praha di Liga Champions setelah mengalami cedera otot pada laga melawan Burnley akhir pekan lalu.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku khawatir dengan kondisi penyerang asal Swedia tersebut.
Gyokeres harus ditarik keluar dalam kemenangan 2-0 atas Burnley, dan sejak itu belum kembali berlatih bersama tim.
“Saya khawatir karena dia tidak sering mengalami masalah otot, tapi kali ini dia harus meninggalkan lapangan karena merasa ada yang tidak beres,” ujar Arteta, Senin malam waktu setempat dikutip dari ESPN.
“Itu tentu bukan pertanda baik, apalagi bagi pemain yang sangat eksplosif seperti dia. Kami sedang menyelidiki lebih jauh untuk mengetahui sejauh mana cederanya dan akan mengumumkannya begitu hasilnya keluar.”
Arteta menegaskan bahwa Gyokeres sudah dipastikan tidak bisa tampil melawan Slavia Praha.
“Dia belum berlatih hari ini. Kami perlu melakukan lebih banyak tes dan pemindaian dalam beberapa hari ke depan untuk memahami tingkat keparahannya,” tambahnya.
Ketika ditanya soal reaksi sang pemain, Arteta menyebut Gyokeres cukup kecewa.
“Dia sangat kecewa setelah pertandingan karena merasa tidak nyaman, tapi ini bagian dari sepak bola,” jelasnya.
Baca Juga: Kata-kata Trent Alexander-Arnold Jelang Kembali ke Anfield Sebagai Musuh Liverpool
“Kalau Anda mengharapkan semuanya berjalan mulus, itu tidak realistis. Jika dia benar-benar mengalami cedera, kami akan membantunya melewati masa ini. Dia sedang dalam performa bagus dan sangat penting bagi tim, tapi untuk besok, kami harus bermain tanpa dia.”
Absennya Gyokeres semakin memperparah krisis pemain depan Arsenal.
Sebelumnya, nama-nama seperti Gabriel Martinelli, Kai Havertz, Gabriel Jesus, Noni Madueke, dan Martin Ødegaard juga masih menepi karena cedera.
Dalam kemenangan atas Burnley, Arteta sempat memasukkan Mikel Merino untuk menggantikan Gyokeres.
Pemain asal Spanyol itu berpeluang tampil sejak awal saat Arsenal memburu kemenangan ke-10 beruntun dan clean sheet kedelapan secara berturut-turut di semua kompetisi.
Namun, Arsenal juga harus kehilangan Martín Zubimendi yang terkena skorsing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0