- Arsenal kokoh di puncak klasemen sementara setelah menorehkan sembilan kemenangan beruntun.
- Manchester City berada di posisi kedua usai menang 3-1 atas Bournemout.
- Guardiola mengakui timnya masih tertinggal enam poin dari Arsenal yang tampil solid di semua lini.
Suara.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memberikan pujian tinggi kepada Arsenal setelah tim asuhan Mikel Arteta tampil luar biasa di awal musim Premier League 2025/26.
Guardiola menilai The Gunners kini terlihat tak terhentikan dalam perburuan gelar juara.
Arsenal kokoh di puncak klasemen sementara setelah menorehkan sembilan kemenangan beruntun, termasuk hasil terbaru 2-0 atas Burnley berkat gol Viktor Gyokeres dan Declan Rice.
Di bawahnya, Manchester City berada di posisi kedua usai menang 3-1 atas Bournemouth, sementara Liverpool menempati urutan ketiga setelah menaklukkan Aston Villa dengan skor yang sama.
Meski City perlahan menunjukkan peningkatan performa, Guardiola mengakui timnya masih tertinggal enam poin dari Arsenal yang tampil solid di semua lini.
“Kami tertinggal enam poin dari Arsenal, dan mereka saat ini terlihat tak bisa dihentikan karena bermain sangat fantastis,” ujar Guardiola dilansir dari Sportsmole.
“Mereka tidak banyak kebobolan, sangat solid, dan bisa mencetak gol dari berbagai situasi serta oleh banyak pemain,"
"Tapi jika kami bisa sedikit meningkatkan efektivitas di lini depan, saya yakin kami bisa lebih mendekat dan membuat persaingan lebih ketat.”
Guardiola juga menyoroti pertahanan kokoh Arsenal, yang baru kebobolan tiga gol sejauh ini, catatan terbaik di antara seluruh tim Premier League.
Baca Juga: Mikel Arteta Ngegas, Tuding Jadwal Pertandingan Arsenal Tak Masuk Logika
“Mudah-mudahan Arsenal kebobolan suatu hari nanti,” ucap Guardiola sambil tersenyum. “Mereka tim yang sulit dihadapi.”
Sementara itu, mantan pemain Arsenal yang kini menjadi pundit Paul Merson menilai performa The Gunners bahkan “terlihat tak terkalahkan.”
“Mereka seperti mesin yang efisien tapi juga penuh talenta. Itu kombinasi berbahaya bagi lawan,” kata Merson di Sky Sports.
“Declan Rice tampil luar biasa melawan Burnley, nyaris sempurna. Arsenal kini seperti tim yang benar-benar padu dan sulit ditembus.”
Arsenal terakhir kali menjuarai Premier League pada 2004 di bawah Arsene Wenger.
Kini, Arteta yang dulu menjadi asisten Guardiola di Manchester City, berusaha mengakhiri penantian panjang itu bersama skuad muda berbakatnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi
-
Kurang dari 16 Jam untuk Persiapan! Iran Tercekik Aturan AS, Ghalenoei Protes Keras
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona