- Meskipun Juventus hanya bermain imbang 1-1 melawan Sporting CP, Luciano Spalletti menilai anak asuhnya menunjukkan reaksi positif
- Ia menilai performa Juventus menunjukkan perkembangan, tetapi tim masih lemah dalam menjaga tempo permainan
- Walau posisi di fase grup belum aman, Spalletti percaya semangat dan kualitas para pemain bisa menjadi modal besar untuk kebangkitan Juventus
Suara.com - Pelatih baru Juventus, Luciano Spalletti, menilai timnya tampil dengan semangat luar biasa meski hanya bermain imbang 1-1 melawan Sporting CP pada laga Liga Champions 2025/26, Rabu (5/11) dini hari WIB di Allianz Stadium, Turin.
Dalam pertandingan tersebut, Juventus sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Maximiliano Araujo, sebelum Dusan Vlahovic menyamakan kedudukan di babak kedua.
Meski gagal meraih kemenangan, Spalletti menilai performa timnya menunjukkan progres positif.
“Sporting adalah tim yang sangat bagus. Mereka bermain menyerang, menguasai bola, dan menekan dengan agresif. Kami sempat kesulitan di awal, tapi kemudian bereaksi dengan baik dan pantas unggul,” ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.
Pelatih berpengalaman yang baru memimpin Juventus dalam dua laga itu mengaku puas dengan mental para pemainnya.
Ia menilai semangat yang ditunjukkan tim bisa menjadi modal besar untuk mengembalikan kejayaan Bianconeri di Eropa.
“Kami memiliki pemain berbakat dengan kualitas tinggi. Mereka bisa membuat perbedaan. Dusan bekerja sangat keras sepanjang laga. Kalau kami terus bermain dengan semangat seperti ini, saya yakin Juventus akan menang banyak,” tegasnya.
Spalletti juga menyoroti kelemahan tim dalam menjaga tempo permainan.
Ia menilai Juventus masih terlalu mudah kehilangan bola di bawah tekanan lawan dan perlu memperbaiki kecepatan sirkulasi bola.
Baca Juga: Dua Gol, Satu Petaka: Malam Gila Luis Diaz di Liga Champions
“Kami harus lebih cepat mengalirkan bola dan membuat lawan bergerak. Ada momen di mana kami terlalu terburu-buru setelah merebut bola. Sepak bola bukan hanya menyerang, tapi juga soal memahami kapan harus menekan dan kapan menunggu,” tambahnya.
Hasil imbang tersebut membuat Juventus baru mengoleksi tiga poin dari empat pertandingan fase grup dan masih berisiko tersingkir lebih awal dari Liga Champions.
Namun, Spalletti optimistis timnya masih bisa bangkit di laga-laga berikutnya melawan Bodo/Glimt, Pafos, Benfica, dan AS Monaco.
“Stadion malam ini luar biasa. Atmosfernya membuat para pemain bersemangat. Kami masih bisa berkembang dan saya yakin kami akan mencapai sesuatu bersama,” tutup Spalletti.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Dua Gol, Satu Petaka: Malam Gila Luis Diaz di Liga Champions
-
Arsenal Menggila di Liga Champions! Rekor 122 Tahun Pecah!
-
Rooney Sindir Van Dijk, Kapten Liverpool Balas dengan Elegan Usai Kalahkan Real Madrid
-
Real Madrid Tumbang di Anfield, Xabi Alonso: Kami Coba Bertahan tapi Liverpool Terlalu Kuat
-
Rating Liverpool Usai Bungkam Real Madrid di Anfield: 3 Pemain Dapat Nilai Tertinggi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Mikel Arteta vs Guardiola di Final Carabao Cup: Murid Tantang Guru, Kini Arsenal Punya Keunggulan?
-
Siap Hadapi Malut United, Beckham Putra Targetkan Kemenangan
-
Drawing Piala Asia U-17 2026: Timnas Indonesia U-17 Tempati Pot 2, Ini Calon Lawan Garuda Asia
-
Cristian Chivu Tegaskan Inter Bisa Lebih Kuat Tanpa Belanja Pemain, Akademi Jadi Kunci
-
Ayahnya Eks Pemain Italia, Robin Mirisola Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?
-
Shayne Pattynama Rayu Mauro Zijlstra Gabung Persija Sebelum Resmi
-
AC Milan Gigit Jari, KRC Genk Berhasil Amankan Aset Striker Keturunan Yogyakarta
-
3 Agenda Krusial Kurniawan Dwi Yulianto di Tahun 2026 Bersama Timnas Indonesia U-17
-
Pindah ke Persija, Mauro Zijlstra Sadar Diri Tak Bisa Bersaing di Eropa
-
Persija Jakarta Setop Buang-buang Pemain Lagi ke Tim Rival, Ini Alasannya