Timnas Brasil U-17 menunjukkan performa impresif dengan kemenangan 7-0 atas Honduras di laga pembuka Grup H Piala Dunia U-17 2025.
Tim asuhan Dudu Patetuci tampil agresif dan berbahaya di semua lini, dengan tiga pemain jadi ancaman utama bagi Indonesia U-17: Angelo Candido, Ruan Pablo, dan Dell.
Untuk mencuri poin, Timnas Indonesia U-17 harus bermain disiplin dan fokus penuh dalam meredam ketiga pemain kunci Brasil tersebut.
Suara.com - Timnas Indonesia U-17 harus bersiap menghadapi tantangan berat di Grup H Piala Dunia U-17 2025.
Brasil U-17 memulai turnamen dengan kemenangan telak 7-0 atas Honduras di Aspire Zone, Doha.
Kemenangan tersebut bukan hanya menunjukkan dominasi, tetapi juga memperlihatkan kualitas individu para wonderkid Brasil.
Pelatih Dudu Patetuci sukses membentuk tim yang agresif, cepat, dan berbahaya di setiap lini permainan.
Sejak babak pertama, Brasil langsung menekan dan unggul empat gol dengan serangan terstruktur dan penuh intensitas.
Memasuki babak kedua, mereka tetap tidak menurunkan tempo hingga berhasil menambah tiga gol tambahan.
Dari laga tersebut, setidaknya ada tiga pemain yang wajib mendapat perhatian khusus Timnas Indonesia U-17.
Nama pertama adalah Angelo Candido, bek kanan dengan kemampuan menyerang yang sangat eksplosif.
Candido mencatat satu assist dan satu gol, membuktikan bahwa ia bukan sekadar penjaga pertahanan.
Baca Juga: Darurat Kemenangan, Timnas Indonesia Bakal Ubah Formasi saat Hadapi Brasil?
Pergerakannya di sisi kanan sering menciptakan kelebihan pemain dan membongkar struktur bertahan lawan.
Lini kiri pertahanan Garuda Muda harus bekerja ekstra disiplin untuk meredam ancamannya.
Selain itu, ada Ruan Pablo, winger cepat dan klinis yang mencetak gol pembuka pada menit kesembilan.
Pemain Bahia U-20 tersebut sudah dikenal sebagai mesin gol sejak Piala Amerika Selatan U-17 2025.
Kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan finishing menjadi kombinasi mematikan dari sosok Ruan Pablo.
Terakhir, ada Wendeson Wanderley Santos de Melo atau Dell, striker utama Brasil.
Berita Terkait
-
Darurat Kemenangan, Timnas Indonesia Bakal Ubah Formasi saat Hadapi Brasil?
-
Optimis Lawan Brasil, Mathew Baker: Apapun Bisa Terjadi
-
Bintang Brasil Sebut Timnas Indonesia U-17 Sebagai Lawan Serius di Piala Dunia U-17 2025
-
Sejelek Apa Timnas Indonesia U-17 Sampai Keok?
-
Evandra Florasta Cs Hadapi Brasil, Mental Bertanding Digenjot Nova Arianto
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah